Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Presiden Prabowo Naikan Gaji Hakim Hingga 280 Persen, Pengamat Berharap Wajah Peradilan di Indonesia Semakin Baik

Alpin. • Sabtu, 14 Juni 2025 | 09:07 WIB
Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo Subianto.

RADAR BOGOR — Kabar Bahagia, kini tengah menyelimuti para hakim di Indonesia setelah Presiden Prabowo Subianto melakukan kenaikan gajinya hingga 280 persen.

Kebijakan Presiden Prabowo manikan gaji hingga 280 persen ini dipercaya bisa memperbaiki wajah peradilan di bangsa ini karena kesejahteraan hakim meningkat.

Menurut Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif’an, Presiden Prabowo memahami bahwa wajah keadilan di Indonesia bukan hanya ditentukan gedung-gedung megah di kota besar.

"Tapi juga oleh integritas dan kesejahteraan hakim-hakim muda di pelosok negeri,” terang Ali Rif’an seperti dilansir dari jawapos, Sabtu (14/6/2025).

Ali menuturkan, hakim muda selama ini memikul beban profesionalitas yang tinggi dalam menegakan keadilan.

Sebab, mereka bisa menangani perkara dengan nilai miliaran rupiah, sementara ksejahteraan hidupnya masih jauh di bawah nilai tersebut.

Terlebih, kata Ali, bagi para hakim yang ditugaskan di daerah terpencil dengan fasilitas terbatas.

Makanya, dengan adanya kenaikan gaji menjadi angin segar untuk mewujudkan perbaikan sistem peradilan di Indonesia.

“Dalam konteks itu, kenaikan gaji hingga 280 persen bukan angka fantastis, melainkan bentuk keadilan struktural yang selama ini terabaikan,” imbuhnya.

Ali menilai, banyak hakim muda yang bekerja dengan dedikasi tinggi meski harus menghadapi tekanan sosial, isolasi geografis, dan keterbatasan sarana.

“Dengan penghasilan yang tidak memadai, mereka rentan terhadap tekanan dan godaan. Memberikan mereka penghidupan yang layak adalah bagian dari upaya negara menjaga integritas sistem hukum kita,” ujarnya.

Ali menekankan, perhatian Presiden terhadap kelompok hakim termuda adalah simbol penting dari arah reformasi hukum yang berorientasi pada pembenahan di lapisan paling dasar.

“Kita sering berbicara soal reformasi hukum dari aspek struktural atau peraturan, tapi lupa bahwa di balik semua itu ada manusia, hakim muda, yang menjadi garda depan penegakan hukum. Mereka harus diberi dukungan yang nyata,” tegasnya.

Keputusan Prabowo ini diharapkan mampu menjawab aspirasi rakyat untuk mendapat hakim yang adil. Sehingga, hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Presiden sedang membangun bukan hanya sistem hukum yang kuat, tapi juga SDM peradilan yang bermartabat. Hakim muda adalah investasi masa depan keadilan,” pungkas Ali.(jpc)

Editor : Alpin.
#gaji hakim naik #Presiden Prabowo #peradilan