RADAR BOGOR – Kabar gembira kembali datang bagi para keluarga penerima manfaat (KPM) bansos Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Diketahui bahwa saldo bansos telah mulai masuk ke rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera), khususnya bagi pengguna kartu dari Bank BNI.
Penyaluran bansos BPNT dan tambahan saldo senilai Rp400.000 hingga Rp600.000 kini telah bisa dicek dan dicairkan.
Informasi ini sangat penting, terutama bagi masyarakat yang telah menanti kejelasan jadwal penyaluran dana bantuan sosial dari pemerintah pusat melalui bank Himbara.
Bantuan yang masuk ke rekening KKS BNI terdiri atas dua jenis, yaitu BPNT Reguler senilai Rp600.000 yang merupakan hak KPM untuk pembelian bahan pangan seperti beras, telur, tempe, daging ayam, dan sejenisnya.
Dana ini bisa digunakan di e-Warong resmi atau mitra Himbara yang bekerja sama dengan Kementerian Sosial.
Kedua adalah penambahan saldo BPNT senilai Rp400.000. Penambahan saldo ini merupakan bentuk bantuan tambahan dari pemerintah guna mengantisipasi dampak kenaikan harga bahan pokok atau kondisi darurat tertentu.
Penambahan saldo tidak diberikan setiap bulan, melainkan sesuai dengan kebijakan pemerintah berdasarkan kondisi nasional.
Dengan demikian, sejumlah KPM berkesempatan menerima total Rp1.000.000 sekaligus jika dua bantuan tersebut disalurkan secara bersamaan ke rekening yang sama.
Berdasarkan informasi, saldo mulai masuk meskipun tidak serentak di seluruh wilayah.
Waktu pencairan berbeda-beda tergantung pada wilayah domisili penerima manfaat, cabang BNI, dan jadwal teknis bank serta koordinasi antara Dinsos, BNI, dan e-Warong.
Beberapa daerah diketahui telah menerima pencairan sejak pagi hari, sementara wilayah lain akan menyusul dalam satu hingga dua hari ke depan.
Bagi KPM yang ingin memastikan apakah saldo sudah masuk, terdapat beberapa cara mudah:
1. Lewat mesin EDC BNI di e-Warong
Cukup gesek kartu KKS di mesin EDC dan masukkan PIN. Kemudian saldo akan muncul secara otomatis di layar.
2. Lewat ATM BNI
Gunakan kartu KKS layaknya kartu debit biasa di ATM BNI. Kemudian pilih menu cek saldo untuk mengetahui jumlah bantuan.
3. Melalui aplikasi mobile banking
Jika sudah terhubung, pengguna bisa mengecek melalui BNI Mobile Banking atau aplikasi Himbara.
4. Melalui petugas desa atau pendamping PKH
Petugas biasanya memiliki akses informasi jadwal pencairan dan status saldo.
Perlu diingat, jangan langsung percaya jika ada yang menawarkan bantuan mencairkan dana dengan imbalan. Proses pencairan tidak dikenakan biaya.
Hati-hati terhadap penipuan, terutama di media sosial yang mengatasnamakan petugas bank atau Dinsos.
Serta pastikan menggunakan dana bantuan hanya untuk keperluan pokok dan kebutuhan keluarga.***
Editor : Eli Kustiyawati