Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bisa Langsung Cek! Bansos BPNT Tahap 2 Sebesar Rp600 Ribu Diam-Diam Cair dan Masuk di Rekening Bank Ini

Eli Kustiyawati • Senin, 16 Juni 2025 | 07:30 WIB
Ilustrasi Uang Pencairan Bansos BPNT Tahap 2
Ilustrasi Uang Pencairan Bansos BPNT Tahap 2

RADAR BOGOR - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua tahun 2025 sebesar Rp600.000 mulai cair pada 16 Juni 2025.

Pencairan bansos BPNT dimulai sejak pagi melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang diterbitkan oleh Bank Negara Indonesia (BNI).

Bantuan BPNT ini merupakan alokasi triwulan kedua mencakup bulan April, Mei, dan Juni tahun 2025.

Sebelumnya, Bank BNI menjadi satu-satunya bank yang belum mencairkan dana BPNT ke rekening penerima manfaat.

Namun, per pagi ini, saldo sebesar Rp600.000 mulai masuk ke rekening KPM pemegang KKS BNI secara bertahap.

Banyak penerima manfaat telah melaporkan masuknya dana bantuan melalui mesin ATM maupun aplikasi perbankan digital.

Beberapa KPM juga mengunggah bukti saldo yang masuk pada dini hari 16 Juni melalui grup media sosial.

Salah satu unggahan menunjukkan saldo BPNT Rp600.000 masuk setelah pencairan PKH sebelumnya pada 14 Juni 2025.

Nominal dan waktu transfer bervariasi, namun umumnya terjadi antara tengah malam hingga pagi hari ini.

Informasi transfer mencantumkan keterangan dari Ditjen PSPK Kemensos yang menunjukkan itu adalah bantuan BPNT.

Penerima manfaat disarankan rutin mengecek saldo KKS baik melalui ATM maupun aplikasi mobile banking seperti Wonder BNI.

Dengan akses internet, KPM dapat mengetahui pencairan tanpa perlu keluar rumah atau antre di agen penyalur.

Pencairan dilakukan secara bertahap, sehingga wajar jika ada penerima yang belum menerima bantuan pada hari ini.

Bagi yang belum cair, diimbau untuk bersabar dan terus memantau perkembangan secara berkala melalui layanan digital.

Pencairan BPNT ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pangan seperti karbohidrat, protein, vitamin, dan mineral.

Sementara itu, pencairan BPNT yang melalui PT Pos Indonesia diperkirakan baru akan dilakukan mendekati akhir Juni 2025.

Proses penyaluran lewat PT Pos memerlukan koordinasi dengan pemerintah daerah serta penjadwalan distribusi bantuan.

Oleh karena itu, pencairan lewat PT Pos cenderung lebih lambat dibandingkan melalui penyaluran dengan KKS perbankan.

Penerima manfaat diminta bersabar dan tetap berharap masuk dalam kategori desil 1 hingga desil 4 sesuai ketentuan.

Selama syarat terpenuhi, bantuan BPNT tetap akan dicairkan meski waktunya berbeda antar daerah dan saluran distribusi.

Sementara itu, muncul pertanyaan mengenai pencairan bantuan penebalan BPNT tambahan senilai Rp400.000.

Beberapa unggahan menampilkan bukti saldo masuk Rp400.000 di rekening BSI dan Bank Mandiri sejak kemarin.

Namun, hingga hari ini belum ada pernyataan resmi dari Kementerian Sosial terkait pencairan bantuan penebalan tersebut.

Informasi terakhir menyebutkan bantuan penebalan kemungkinan cair antara akhir Juni hingga bulan Juli 2025.

Dengan belum adanya konfirmasi resmi, kemungkinan pencairan bantuan penebalan BPNT pada hari ini masih tergolong kecil.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencairan