RADAR BOGOR - Penyaluran bantuan sosial (bansos) tahap 2 tahun 2025 sedang berlangsung di berbagai daerah di Indonesia.
Namun, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) mengungkapkan bahwa sekitar 1,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) gagal menerima bantuan tersebut.
Lebih lanjut, Gus Ipul menjelaskan beberapa penyebab utama kegagalan ini, di antaranya:
- Rekening Tidak Aktif
Rekening yang tidak digunakan oleh KPM dalam jangka waktu lama secara otomatis akan diblokir oleh sistem.
Sehingga menyebabkan dana bantuan tidak bisa masuk ke rekening KPM.
- Data Tidak Sesuai
Data pribadi KPM, seperti yang tertera di Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), tidak cocok dengan informasi yang tercatat di bank atau sistem Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Akibatnya, sistem tidak bisa menyalurkan dana secara otomatis.
Baca Juga: Ajudan Gubernur Jawa Barat Disorot hingga Disebut Warganet Ganteng, Dedi Mulyadi: Udah Punya Istri
- Dugaan Ketidaksesuaian Penerima
Ini yang lebih parah, ada dugaan bahwa bansos ini tidak tepat sasaran.
Misalnya ada KPM yang sebenarnya sudah tidak memenuhi syarat, tetapi datanya masih tercatat sebagai penerima.
Saat ini, Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Bank himbara dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) sedang menyelidiki kemungkinan adanya penyalahgunaan data, manipulasi, atau bahkan indikasi pencucian uang.
Cara Mengatasi Bansos yang Tidak Cair
Jika Anda adalah salah satu KPM yang belum menerima bansos karena salah satu alasan di atas, Anda bisa melakukan beberapa hal ini:
- Tanya Langsung ke Operator SIKS-NG di Desa/Kelurahan
Anda bisa bertanya secara langsung ke operator desa/kelurahan yang menangani data bansos untuk mengetahui status data Anda.
- Khusus PKH, Bisa Hubungi Pendamping Sosial
Jika Anda adalah penerima PKH (Program Keluarga Harapan), pendamping sosial Anda bisa membantu langsung mengecek penyebab keterlambatan penyaluran bantuan.
- Kunjungi Dinas Sosial Setempat
Selain bertanya ke operator SIKS-NG, Anda juga bisa bertanya langsung ke kantor Dinas Sosial untuk mengecek melalui DTKS atau DTSEN.
Penyaluran bansos dilakukan secara bertahap dan per termin.
Jadi, ada kemungkinan bantuan Anda akan cair pada termin berikutnya, selama periode tahap 2 masih berlangsung.
Bagi Anda yang belum mendapatkan dana bansos, jangan panik. Sebaiknya Anda cek kembali data Anda, hubungi pihak terkait, dan pantau terus informasi resmi dari pemerintah.***
Editor : Eka Rahmawati