Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kabar Gembira, KPM Bansos Tahap 2 yang Belum Cairkan Bantuan Akhirnya Sukses Salur Berkat Bank Himbara

Mutia Tresna Syabania • Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:19 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos. 
Ilustrasi uang pencairan bansos. 
RADAR BOGOR - Beberapa waktu lalu, 1,3 juta KPM dilaporkan gagal menerima bansos PKH dan BPNT tahap kedua. Namun, Kemensos kini secara bertahap menuntaskan masalah ini.
 
Menteri Sosial Saifulah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul, menjelaskan penyebab utama gagal salur adalah rekening tidak aktif, rekening tidak ditemukan, atau ketidaksesuaian antara nama dan nomor rekening calon penerima. Hal ini menyebabkan proses transfer dana tidak berhasil.
 
Dari total 1,3 juta KPM yang gagal salur, sebanyak 580.798 di antaranya sudah berhasil menerima pencairan bansos. Ini berarti ada kemajuan signifikan dalam mengatasi masalah ini.
 
Baca Juga: Pemerintah Prioritaskan Desil Rendah untuk Penerima Bansos, Simak 6 Kategori yang Tak Layak Terima Bantuan Reguler
 
Masih ada 768.381 KPM yang dalam proses perbaikan. Rinciannya:
 
- 751.067 KPM melalui Bank Himbara.
- 17.314 KPM melalui PT Pos.
 
Berdasarkan penelusuran Kemensos, ada lima penyebab utama gagalnya penyaluran bansos ke 1,3 juta rekening KPM: rekening pasif, rekening tidak ditemukan, nama rekening tidak sesuai, kartu belum terbit atau tidak aktif, dan nomor kartu salah.
 
Untuk mengatasi masalah ini, Kemensos telah berkoordinasi intensif dengan Himbara dan mengambil beberapa langkah konkret:
 
Baca Juga: Update Status Bansos Tambahan BPNT Rp400 Ribu dan PKH BPNT via PT Pos, Cek Kabar Terbaru di DTSEN
 
- Konfirmasi Rekening Aktif: Bank akan mengkonfirmasi nomor kartu yang aktif.
 
- Penjelasan Alasan: Bank akan menjelaskan alasan mengapa rekening tidak ditemukan.
 
- Penyesuaian Data: Untuk nama yang berbeda, akan dilakukan penyesuaian sesuai petunjuk teknis bansos.
 
Baca Juga: Temui Cucu Eks Bupati Bekasi yang Kecewa Warungnya Dibongkar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Gak Apa-Apa Saya Mah Didoain Sekali Kepilih Juga
 
- Proses Rekening Baru: Rekening baru akan diproses untuk KPM yang memenuhi syarat.
 
- Pelengkapan Data Alamat: Kemensos melengkapi data alamat (dusun, RT/RW) untuk distribusi kartu yang lebih lancar.
 
Bank Himbara akan mengkonfirmasi nomor kartu yang aktif untuk kartu-kartu bermasalah.
 
Baca Juga: Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Sungai hingga Tutup Tambang Ilegal, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Punya Tujuan Ini
 
Bank akan mengkonfirmasi alasan rekening tidak ditemukan.
 
Untuk rekening dengan nama berbeda, akan dilakukan penggantian nama sesuai nama rekening berdasarkan Juknis sembako dan PKH.
 
Bank akan mengidentifikasi KPM yang sudah memiliki rekening untuk mempercepat proses pembukaan rekening baru.
 
Baca Juga: Kisah Awal Mula Pertemuan Dedi Mulyadi dengan Mang Ado, Dulu Pengamen Bersuara Merdu di Pinggir Jalan, Kini Sering Tampil Bareng Gubernur Jawa Barat
 
Kemensos akan melengkapi data alamat KPM (Dusun, RT/RW) untuk memudahkan distribusi kartu.
 
Gus Ipul juga mengimbau masyarakat untuk melapor apabila merasa belum menerima bansos agar penyaluran bisa segera ditindaklanjuti.***
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eka Rahmawati
#Tahap 2 #bansos