Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Dapat 4 Bansos di Juni 2025, Solusi bagi Penerima Gagal Cair hingga Update Bonus Rp400 Ribu Mulai Tersalurkan

Mutia Tresna Syabania • Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:27 WIB
Ilustrasi bansos PKH 2025 tahap 2.
Ilustrasi bansos PKH 2025 tahap 2.
RADAR BOGOR - Ada kabar gembira dan solusi penting bagi 1,3 juta KPM bansos yang bantuannya gagal cair. 
 
Selain itu, ada update terbaru tentang pencetakan surat undangan PT Pos dan bonus tambahan Rp400.000, simak selengkapnya. 
 
Sempat viral kabar 1,3 juta KPM gagal salur bantuan sosial, ada dua kendala utama yang menyebabkan hal ini:
 
Baca Juga: Temui Cucu Eks Bupati Bekasi yang Kecewa Warungnya Dibongkar, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi: Gak Apa-Apa Saya Mah Didoain Sekali Kepilih Juga
 
- Rekening Tidak Ditemukan atau Tidak Aktif
 
Ketika akan dilakukan pentransferan, rekening KPM tidak ditemukan atau sudah tidak aktif. Kemensos masih menyelidiki masalah ini.
 
- Perbedaan Nama
 
Seringkali terjadi perbedaan nama antara e-KTP dengan Kartu KKS Merah Putih. Contohnya, di KTP tertulis "Muhammad Ridwan", tetapi di KKS disingkat menjadi "M. Ridwan". Bahkan, perbedaan satu huruf saja bisa menjadi kendala pencairan.
 
Baca Juga: Bongkar Bangunan Liar di Bantaran Sungai hingga Tutup Tambang Ilegal, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Punya Tujuan Ini
 
Apa yang harus Anda lakukan jika belum cair?
Pertama, coba cocokkan kembali data antara Kartu KKS dan e-KTP Anda, pastikan sudah sinkron. 
 
Jika sudah sinkron namun bantuan belum cair, kemungkinan Anda sedang dalam antrean pencairan.
 
Pastikan status bantuan PKH atau BPNT tahap kedua sudah SI (Standing Instruction). Anda bisa menanyakan status ini kepada pendamping sosial. Jika statusnya sudah SI, Anda tinggal menunggu pencairan hingga akhir Juni 2025.
 
Baca Juga: Kisah Awal Mula Pertemuan Dedi Mulyadi dengan Mang Ado, Dulu Pengamen Bersuara Merdu di Pinggir Jalan, Kini Sering Tampil Bareng Gubernur Jawa Barat
 
Pada periode sebelumnya, KPM yang gagal cair biasanya langsung dialihkan ke PT Pos Indonesia. 
 
Kemungkinan besar, Kemensos akan segera mengeluarkan surat resmi kepada pendamping sosial mengenai daftar penerima manfaat yang gagal salur dan akan dialihkan ke PT Pos Indonesia.
 
Meskipun pencairan melalui PT Pos mungkin sedikit lebih lama, biasanya yang merupakan alihan dari gagal transfer bank Himbara akan diproses setelah pencairan reguler PT Pos selesai. 
 
Baca Juga: Kabar Gembira, KPM Bansos Tahap 2 yang Belum Cairkan Bantuan Akhirnya Sukses Salur Berkat Bank Himbara
 
Ada kabar baik lainnya. Surat undangan PT Pos sudah dicetak. PT Pos Indonesia juga sudah mendapatkan instruksi dari Kemensos dan beberapa di antaranya sudah mulai proses cetak undangan.
 
Meskipun belum ada instruksi untuk dibagikan secara serentak, kemungkinan besar dalam minggu ini, atau paling lambat minggu depan (mulai hari Senin), akan ada distribusi surat undangan PT Pos Indonesia ke RT masing-masing. Dari RT, undangan akan dibagikan kepada KPM yang tertera di surat tersebut.
 
Bagi KPM bansos yang merupakan penerima manfaat kombo (PKH dan BPNT), jika pencairan dilakukan via PT Pos, Anda berpotensi menerima empat jenis bansos sekaligus di bulan Juni:
 
- Bantuan PKH.
- Bantuan BPNT.
- Bantuan sosial penebalan Rp400.000.
- Bantuan beras 20 kg (akan diterima di akhir bulan).
 
Untuk update bantuan bonus penebalan Rp400.000, hingga saat ini masih dalam proses pengecekan rekening. 
 
Walaupun ada beberapa laporan yang menyatakan sudah "proses SPM" (Surat Perintah Membayar) bansos.***
Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eka Rahmawati
#kpm #bansos