Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Agar Tepat Sasaran, Begini Sistem Penyaluran 1,3 Juta Ton Beras SPHP oleh Bapanas ke Masyarakat

Yosep Awaludin • Senin, 23 Juni 2025 | 09:47 WIB
Ilustrasi bansos beras 10 kilogram
Ilustrasi bansos beras 10 kilogram

RADAR BOGOR - Proses penyaluran 1,3 juta ton beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) ke masyarakat oleh Bapanas akan memanfaatkan jaringan 80.000 Kopdes Merah Putih.

Menurut I Gusti Ketut Astawa, Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Bapanas, tujuannya adalah untuk memastikan bahwa masyarakat mendapatkan beras SPHP berkualitas tinggi dengan harga yang terjangkau, sementara harga pasar tetap stabil.

"Pemerintah akan memiliki jalur distribusi beras SPHP langsung ke masyarakat yang membutuhkan. Bayangkan kalau 80.000 koperasi ini sudah berjalan penuh," kata Ketut.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Zulkifli Hasan mengatakan, lewat Kopdes Merah Putih proses distribusi beras akan lebih langsung dan tepat sasaran.

"Kalau lewat pasar, beras SPHP bisa dioplos dan dijual mahal. Sekarang lewat koperasi, kita bisa kirim langsung ke desa dan kelurahan. Lebih aman, lebih murah, dan tepat sasaran," kata Menteri yang akrab disapa Zulhas ini.

Menurut Arief Prasetyo Adi, Kepala Bapanas, Kopdes Merah Putih juga akan didorong untuk menjadi pusat penggerak ekonomi desa.

Koperasi ini akan memiliki gerai makanan, klinik, apotek, gudang dingin, dan penjualan elpiji 3 kg selain menjual beras SPHP.

Arief menyatakan bahwa dengan KopDes, masyarakat tidak akan kesulitan lagi mencari kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Menurut tugas yang diberikan Bapanas kepada Perum Bulog, penyaluran beras SPHP di 2025 telah dilakukan dalam dua tahap.

Dimulai pada bulan Januari dan Februari, dan berlangsung hingga Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadan dan Idulfitri. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Beras sphp #Kopdes Merah Putih #Bapanas