Kabar Baik untuk KPM PKH dan BPNT, Bansos Tahap 2 Mulai Cair Kembali hingga Penyaluran BSU Rp300 Ribu per Bulan
Mutia Tresna Syabania• Rabu, 25 Juni 2025 | 08:48 WIB
Ilustrasi uang pencairan bansos
RADAR BOGOR - Ada kabar gembira bagi 405.232 KPM bansos PKH dan BPNT. Anda sudah bisa mulai mengecek kartu KKS Anda kembali.
Informasi dari pihak bank penyalur dan pembaruan dari Kementerian Sosial RI menyatakan bahwa bansos ini sudah bisa ditransfer atau di-top up oleh pihak bank.
Sebelumnya, 405.232 KPM ini masuk dalam data KPM yang mengalami gagal transfer. Namun, berdasarkan pembaruan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia tadi malam, proses perbaikan sudah berhasil dilakukan dan penyaluran kini bisa dilaksanakan.
Kementerian Sosial menyatakan dari total 768.381 KPM yang sebelumnya gagal salur karena kendala rekening, sebanyak 405.232 KPM kini sudah berhasil menerima bantuan.
Ini berarti pihak perbankan sudah melakukan proses penyaluran atau top up. Jadi, bagi KPM yang beberapa hari lalu mengecek kartu KKS-nya masih kosong, bisa cek secara berkala. Saldo bantuan Anda kemungkinan sudah mulai dicairkan.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusufmenjelaskan dalam konferensi pers di kantor Kemensos Jakarta pada Selasa, 24 Juni 2025, bahwa meskipun masih ada 363.149 KPM sisanya yang penyalurannya melalui bank Himbara dan masih akan terus diperbaiki.
Kemensos berkomitmen untuk terus mengatasi masalah ini. Kendala gagal salur ini disebabkan oleh banyak faktor, antara lain perubahan nama atau ketidakcocokan administrasi yang memerlukan konsolidasi dengan banyak pihak.
Selain itu, ada juga informasi mengenai penebalan bansos sebesar Rp200.000 per bulan untuk Juli dan Juli, yang akan diberikan kepada 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Proses pencairan penebalan ini bersamaan dengan penyaluran bansos sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Meskipun Kemensos menyampaikan progres penyaluran sama antara bansos reguler BPNT yang triwulan (Rp600.000) dengan penebalan BPNT (Rp400.000), di lapangan masih banyak KPM yang bansos penebalan BPNT-nya belum disalurkan.
Jadi, untuk bansos penebalan BPNT ini memang sudah siap disalurkan, tetapi para KPM diharapkan bersabar karena pihak perbankan masih dalam proses.
Saat ini, lebih dari 14 juta KPM telah menerima BPNT reguler atau sembako sebesar Rp600.000, ditambah dengan penebalan bansos sebesar Rp200.000 per bulan selama 2 bulan (Juni dan Juli), sehingga setiap KPM BPNT atau sembako menerima total Rp1.000.000.
Selain bansos reguler, terpantau juga adanya pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) atau yang biasa disebut bansos BSU. Bantuan ini merupakan salah satu paket stimulus dari pemerintah.
Terpantau dari Bank Mandiri, Bank BRI, dan Bank BNI, banyak pekerja yang telah memenuhi syarat untuk mendapatkan BSU telah menerima top up atau transfer saldo sebesar Rp600.000. Ini adalah untuk BSU periode Juni-Juli, dengan nominal Rp300.000 per bulan.***