RADAR BOGOR - Kementerian Sosial (Kemsos) akhirnya menyampaikan pengumuman terkait Bantuan Sosial (Bansos) yang gagal salur.
Kemensos melalui laman resminya menyebut bahwa ada beberapa faktor yang menyebabkan bansos gagal salur, yaitu perubahan nama pada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan ada admistrasi yang perlu diperbaiki.
Menteri Sosial, Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul mengungkapkan bahwa pihaknya terus berupaya untuk menyelesaikan masalah yang terjadi dalam proses penyaluran bansos ini.
Sejauh ini, Kemensos memperlihatkan hasil yang positif, dari 700 ribu lebih bansos gagal salur kini per 24 Juni 2025 menjadi 300 lebih KPM yang penyaluran melalui Bank Himbara tengah diperbaiki.
“Minggu lalu kami sampaikan gagal salur dan proses Burekol, hasilnya hingga hari ini dari 768.381 yang gagal salur, sebanyak 405.232 KPM berhasil diproses salur. Sedangkan 363.149 KPM yang semua penyalurannya melalui Himbara, masih akan terus diperbaiki," kata Gus Ipul, dikutip dari laman resmi kemensos.go.id, Rabu, 25 Juni 2025.
Adapun beberapa hal yang masih dalam proses perbaikan antara lain sebagai berikut:
1. Rekening Pasif
Baca Juga: Kemensos Ungkap Penyebab Bansos Banyak yang Gagal Salur, Gus Ipul: Terus Diperbaiki
Kemensos terus berupaya untuk memperbaiki rekening pasti atau rekening yang tidak aktif melakukan transaksi dalam jangka waktu tertentu.
Biasanya rekening tersebut dikatakan pasif ketika tidak melakukan transaksi dalam jangka waktu 6 sampai 12 bulan dan hanya menerima biaya administrasi atau bunga.
Status rekening seperti ini tidak bisa digunakan untuk transaksi keluar masuk uang (debit dan kredit), sehingga perlu untuk diperbaiki.
2. Rekening Tidak Ditemukan
Selain rekening pasif, Kemensos juga terus memperbaiki rekening milik KPM yang tidak ditemukan oleh Bank Himbara yang nantinya akan menyalurkan bansos tersebut.
3. Rekening Beda Nama
Selanjutnya, rekening beda nama juga menjadi salah satu masalah yang sedang diperbaiki oleh Kemensos. Rekening beda nama ini bisanya tidak ada kesesuaian antar nama pada rekening dengan identitas yang ada pada kartu penduduk penerima manfaat.
4. Rekening Beda Nama dan Pasif
Rekening beda nama dan pasif yang dimiliki oleh KPM tentu menjadi salah satu permasalahan yang menyebabkan penyaluran bansos belum dilakukan.
Oleh karena itu, kemensos terus berupaya untuk memperbaiki masalah tersebut agar bansos segera diberikan kepada KPM.
5. Kartu Tidak Aktif
Kartu tidak aktif menjadi salah satu masalah yang menyebabkan bansos gagal salur. Untuk mengetahui keaktifan kartu KPM bisa melihat langsung dari data yang ada pada rekening bank Himbara masing-masing.
6. Nomor Kartu Salah
Selanjutnya, Kemensos juga terus berupaya untuk memperbaiki nomor kartu milik KPM yang salah agar proses penyaluran bansos tetap bisa dilaksanakan.
7. Kartu Belum Terbit
Masalah terakhir yang menyebabkan bansos belum bisa disalurkan yaitu berkaitan dengan kartu yang belum terbit.
Kemensos juga terus memperbaiki masalah kartu tersebut agar bansos bisa secepatnya sampai kepada KPM.
Dengan demikian, itu adalah 7 hal yang sedang diperbaiki oleh Kemensos agar proses penyaluran bansos bisa berjalan lancar.***
Editor : Eka Rahmawati