Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Hore! Dana Penebalan Rp400 Ribu Masuk KKS, Cek ATM Himbara dan Saldo PKH BPNT Anda

Ira Yulia Erfina • Senin, 30 Juni 2025 | 11:44 WIB
Penyaluran bansos di Desa Jambearum
Penyaluran bansos di Desa Jambearum

RADAR BOGOR – Kabar gembira datang untuk jutaan keluarga penerima bantuan sosial (bansos) di seluruh Indonesia.

Penyaluran bansos penebalan senilai Rp400.000 akhirnya mulai dicairkan, dan saldo tersebut sudah mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sejak pagi hari ini.

Bansos ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk meningkatkan daya beli masyarakat dalam menghadapi tekanan ekonomi dan inflasi bahan pokok.

Penebalan bansos ini merupakan tambahan dari Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) reguler yang tahap kedua juga telah cair sebelumnya dengan nominal sebesar Rp600.000.

Banyak keluarga penerima manfaat (KPM) yang kini mendapatkan pencairan secara langsung dengan total mencapai Rp1 juta, yakni gabungan antara penebalan Rp400.000 dan BPNT tahap 2 sebesar Rp600.000.

Proses pencairan dilakukan melalui dua saluran utama, yaitu bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, dan BTN) serta kantor pos, tergantung pada wilayah tempat tinggal masing-masing penerima.

Berdasarkan data resmi dari Kementerian Sosial, program bansos ini menargetkan sebanyak 18,3 juta KPM.

Hingga akhir Juni 2025, tercatat bahwa lebih dari 14 juta KPM telah menerima bantuan BPNT reguler sebesar Rp600.000.

Angka tersebut menunjukkan bahwa sekitar 83 persen dari target nasional telah berhasil disalurkan.

Untuk bansos penebalan Rp400.000, proses penyalurannya dimulai lebih belakangan, namun kini terus berlangsung secara bertahap dan masif.

Banyak penerima yang sudah mendapatkan dana penebalan tersebut pada hari ini, sementara sebagian lainnya masih menunggu giliran pencairan yang diperkirakan akan terus berlanjut hingga awal Juli 2025.

Di sisi lain, pemerintah juga tengah mengatasi permasalahan data dan penyaluran bansos yang sempat gagal.

Dari sekitar 768.000 KPM yang sebelumnya tercatat gagal menerima bantuan karena kendala administratif atau teknis, kini sudah lebih dari 405.000 berhasil diproses ulang dan menerima hak mereka.

Sementara itu, sisanya, sekitar 363.000 KPM, masih dalam tahap verifikasi dan penyelesaian masalah oleh pihak terkait.

Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan seluruh bantuan diterima tepat sasaran dan tanpa diskriminasi.

Masyarakat yang belum menerima bantuan ini disarankan untuk rutin mengecek status pencairan melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau menghubungi pihak desa, kelurahan, maupun dinas sosial setempat.

Beberapa penerima juga menyampaikan bahwa bantuan muncul lebih cepat ketika menggunakan ATM bank Himbara atau melakukan pengecekan saldo di e-warong.

Pemerintah mengimbau agar masyarakat waspada terhadap informasi palsu dan tidak mudah percaya pada oknum yang menjanjikan bantuan dengan imbalan atau pungutan liar.

Secara keseluruhan, program bansos penebalan tahun ini mendapat respons positif dari masyarakat, terlebih ketika dana benar-benar telah masuk ke rekening dan bisa langsung dimanfaatkan untuk kebutuhan harian.

Pemerintah berharap bahwa dengan bantuan total senilai Rp1 juta ini, masyarakat dapat lebih terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih.

Penyaluran bantuan ini juga menjadi bukti nyata bahwa negara hadir untuk membantu rakyat kecil di masa-masa sulit.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bantuan sosial #bansos #kks #ekonomi