RADAR BOGOR - Tragedi tenggalamnya kapal dengan merenggut banyak nyawa penumpangnya kembali terjadi, seperti dialami KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
Tragedi tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya itu terjadi di Selat Bali, Kamis 3 Juli 2025 dini hari.
Seorang balita laki-laki bernama Afnan Aqiel Mustofa, menjadi salah satu korban meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya.
Balita berusia 3 tahun itu ditemukan Tim SAR Gabungan di perairan Pantai Pebuahan Jembrana, Bali, pada Kamis 3 Juli 2025 sore.
Jenazah sang ibu, Fitri April Lestari (32) lebih dulu ditemukan Tim SAR Gabungan di perairan yang sama.
Saat peristiwa nahas itu terjadi, Afnan dan ibunya tengah menyeberang ke Pulau Bali untuk bertemu sang ayah yang bekerja di sana.
Kepergian ibu dan anak ini sekaligus untuk menikmati libur sekolah Bersama di Pulau Dewata.
"Korban terakhir (hari pertama pencarian) anak-anak usia 3 tahun," tutur Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, yang juga selaku SAR Mission Coordinator dalam operasi ini di Banyuwangi, Jumat (4/7).
Afnan dan Fitri merupakan warga Dusun Simbar 1, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Dengan ditemukannya Afnan, maka korban tewas sementara tragedi KMP Tunu Pratama Jaya berjumlah enam orang.
Nanang menyampaikan enam korban KMP Tunu Pratama Jaya yang meninggal dunia tiba di Pelabuhan ASDP Ketapang, Banyuwangi pada Kamis (3/7) sekitar pukul 20.15 WIB, dan telah diserahkan kepada keluarga korban
"Selain jenazah, sebanyak 21 orang dari total 29 (korban KMP Tunu Pratama Jaya) yang selamat dan berdomisili di Banyuwangi, juga telah diserahkan kepada keluarga di lokasi yang sama," imbuhnya.
Nanang menyebut Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian terhadap 30 korban lainnya yang belum ditemukan.
Pencarian hari kedua, Jumat (4/7) akan fokus menggunakan alat utama laut berukuran besar.
Berikut daftar enam korban meninggal dunia dalam tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya:
1. Anang Suryono, laki-laki, 59 tahun, warga Jalan Serma, Abdurrahman, Kota Probolinggo, Jawa Timur.
2. Eko Sastriyo, laki-laki, 50 tahun, warga Desa Klatak Kalipuro, Banyuwangi, Jawa Timur.
3. Elok Rumantini, perempuan, 33 tahun, warga Kelurahan Temenggungan, Banyuwangi, Jawa Timur.
4. Cahyani, perempuan, 45 tahun, warga Dusun Krajan Kulon, Banyuwangi, Jawa Timur
5. Fitri April Lestari, perempuan, 33 tahun, warga Dusun Simbar 1, Desa Tampo, Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur
6. Afnan Aqiel Mustafa, 3 tahun, warga Dusun Simbar 1, Desa Tampo Kecamatan Cluring, Banyuwangi, Jawa Timur. (*)
Editor : Alpin.