Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Syarat Ajukan KUR BRI 2025 Terbaru: Modal Usaha Mikro Hingga Rp50 Juta Cair Tanpa Ribet

Ira Yulia Erfina • Senin, 7 Juli 2025 | 22:01 WIB

Syarat Ajukan KUR BRI 2025 Terbaru
Syarat Ajukan KUR BRI 2025 Terbaru

RADAR BOGOR - Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI kembali menjadi solusi pembiayaan modal usaha yang diandalkan oleh pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia.

Diperkuat oleh dukungan pemerintah dan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga perbankan milik negara, BRI terus menjadi salah satu bank penyalur KUR terbesar untuk modal usaha.

Tahun 2025 pun KUR BRI tetap hadir dengan skema bunga ringan dan proses pengajuan modal usaha yang semakin mudah, namun tetap memerlukan syarat yang ketat agar tepat sasaran.

Artikel ini akan mengulas secara rinci syarat-syarat pengajuan KUR BRI agar bisa dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang membutuhkan modal kerja maupun investasi usaha.

Untuk dapat mengakses pembiayaan KUR BRI, setiap calon debitur harus merupakan Warga Negara Indonesia (WNI) yang memiliki usaha produktif dan telah berjalan minimal enam bulan.

Usaha tersebut bisa berada di sektor perdagangan, pertanian, perikanan, jasa, maupun industri rumahan. 

Syarat lamanya usaha ini menjadi penentu utama karena bank ingin memastikan bahwa peminjam benar-benar aktif berusaha dan bukan peminjam fiktif atau dadakan.

Selain itu, pemohon juga tidak sedang menerima pembiayaan produktif dari bank lain, meskipun diperbolehkan memiliki pinjaman konsumtif seperti KPR, kredit kendaraan, atau kartu kredit. Usia minimum pemohon adalah 21 tahun atau di bawah 21 tahun namun sudah menikah.

Dari sisi administratif, dokumen yang perlu disiapkan untuk pengajuan KUR BRI cukup sederhana namun harus lengkap.

Di antaranya adalah fotokopi KTP pemohon dan pasangan (bagi yang sudah menikah), fotokopi Kartu Keluarga (KK), serta dokumen legalitas usaha.

Untuk usaha kecil, cukup menyertakan Surat Keterangan Usaha (SKU) dari kelurahan atau kecamatan. Namun bagi yang sudah memiliki Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) atau NIB, tentu akan lebih meyakinkan di mata bank.

Jika pengajuan di atas Rp50 juta, maka tambahan dokumen berupa NPWP wajib dilampirkan. Selain itu, calon debitur disarankan memiliki buku tabungan aktif, idealnya rekening BRI, untuk memudahkan pencairan dan evaluasi transaksi.

KUR BRI sendiri terbagi dalam beberapa jenis, yaitu KUR Mikro dengan plafon maksimal Rp50 juta tanpa jaminan tambahan, KUR Kecil dengan plafon Rp50 juta hingga Rp500 juta yang memerlukan agunan sesuai ketentuan bank, serta KUR TKI yang diperuntukkan bagi calon tenaga kerja Indonesia di luar negeri dengan plafon maksimal Rp25 juta.

Bunga yang dikenakan tergolong sangat ringan, yaitu hanya sekitar 6 persen per tahun secara efektif, jauh lebih rendah dibandingkan kredit komersial.

Tenor yang ditawarkan juga fleksibel, yakni maksimal 3 tahun untuk modal kerja dan hingga 5 tahun untuk pembiayaan investasi.

Proses pengajuan KUR BRI bisa dilakukan secara langsung ke unit kerja BRI terdekat seperti Kantor Unit, Kantor Cabang Pembantu, maupun Kantor Cabang BRI.

Alternatif lainnya adalah pengajuan secara daring melalui laman resmi https://kur.bri.co.id, di mana calon debitur tinggal mengisi formulir, mengunggah dokumen, dan menunggu proses verifikasi serta survei lapangan dari petugas BRI.

Jika disetujui, pencairan dana dapat dilakukan dalam waktu beberapa hari kerja.

Secara keseluruhan, syarat pengajuan KUR BRI tahun 2025 tetap konsisten dengan prinsip kehati-hatian namun pro terhadap pertumbuhan usaha mikro.

BRI senantiasa menyesuaikan kebijakan agar tetap responsif terhadap kebutuhan pelaku UMKM, sekaligus menjamin bahwa kredit disalurkan kepada usaha yang benar-benar aktif dan produktif.

Bagi masyarakat yang memiliki usaha kecil dan ingin berkembang tanpa harus terbebani bunga tinggi, KUR BRI adalah solusi finansial yang layak dipertimbangkan.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#kur #bri #modal usaha