Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Banjir Bansos! Penyaluran Penebalan PKH dan BPNT Bank BNI hingga Beras 20 Kg Prioritas Wilayah 3T Cair Merata

Mutia Tresna Syabania • Selasa, 8 Juli 2025 | 09:04 WIB

Ilustrasi uang pencairan bansos.
Ilustrasi uang pencairan bansos.
 
RADAR BOGOR - Ada kabar gembira bagi para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH dan BPNT. Setelah Bank Mandiri dan Bank BRI, akhirnya bantuan sosial penebalan sembako sebesar Rp400.000 melalui Bank Negara Indonesia (BNI) telah cair merata.
 
Selain dana bansos PKH BPNT, bantuan susulan beras 20 kg akan segera dibagikan di wilayah-wilayah tertentu terlebih dahulu. 
 
 
Sementara itu, bansos penebalan Rp400.000 sudah mulai cair di Bank BNI. Banyak KPM pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI yang selama ini bertanya-tanya di media sosial mengenai kapan pencairan bantuan ini, akhirnya kini bisa bernapas lega.
 
Baca Juga: Ketika Warga Curhat Alami Krisis Air Bersih di Karawang, Begini Langkah Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi
 
Pemerintah telah mencairkan dana tersebut.
 
Bagi Anda pemilik KKS Bank BNI, silakan lakukan pengecekan secara berkala mulai hari ini. Semoga dana yang Anda tunggu-tunggu sudah masuk.
 
Kementerian Sosial (Kemensos) juga menerbitkan aturan terbaru yang sangat penting. Ini harus Anda pahami agar tidak diberhentikan dari kepesertaan bansos secara tiba-tiba.
 
Baca Juga: Update Penting Bansos 8 Juli 2025: Burekol PKH BPNT Pos ke KKS, Nasib KPM Desil 5 dan Penyaluran Penebalan Rp400 Ribu
 
Kemensos, bekerja sama dengan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), melakukan pengecekan rekening-rekening penerima manfaat PKH dan BPNT. 
 
Hasilnya mengejutkan: Kemensos menemukan sebanyak 10 juta KPM atau 10 juta rekening KKS Merah Putih mayoritas digunakan untuk judi online dan aktivitas tidak semestinya lainnya.
 
Kemensos berkomitmen bantuan sosial diperuntukkan bagi masyarakat miskin dan miskin ekstrem untuk memenuhi kebutuhan dasar, bukan untuk kebutuhan lain yang tidak prioritas. 
 
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Undang Siswi SMP yang Mengkritiknya, Dedi Mulyadi Ceritakan Perjuangan Ketika Masih Sekolah
 
Mengenai bantuan beras 20 kg, penyaluran akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar).
 
Ini mencakup wilayah yang sulit dijangkau, seperti pulau terpencil, pegunungan, atau daerah yang memerlukan penyeberangan laut. 
 
Penyaluran di wilayah 3T ini akan bekerja sama dengan PT Pos Indonesia dan kemungkinan besar akan dimulai dalam minggu ini.
 
Baca Juga: Banyak Konten Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang Disukai Masyarakat, tapi Jeirry Sumampow Menilai Follow Up-nya Agak Nihil
 
Wilayah lainnya, seperti Jawa, Bali, Lampung, Sumatera, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Kalimanta, pencairan segera menyusul.
 
Untuk bantuan PKH dan BPNT tahap ketiga, yang alokasinya meliputi bulan Juli, Agustus, dan September, prosesnya sedang berjalan. 
 
Karena ini sudah memasuki periode pencairan, maka pada tanggal 10 setiap bulan akan ada proses verifikasi dan validasi ulang.
 
Baca Juga: Baru Sampai, Gubernur Jawa Barat Disambut Ibu-ibu Nangis, Dedi Mulyadi: Ka Aing Ngambekna nu Karak 4 Bulan Sia teh
 
Proses ini bertujuan untuk mengevaluasi apakah KPM masih layak menerima bantuan atau tidak di tahap ketiga.
 
Setiap tiga bulan, Kemensos akan melakukan evaluasi untuk memastikan bansos tepat sasaran. 
 
Jika KPM bansos ternyata sudah sejahtera, maka bantuannya bisa saja diberhentikan. Oleh karena itu, setiap tanggal 10, proses verifikasi dan validasi akan dilakukan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh