Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Siapkan Regenerasi Petani Muda untuk Pertanian Berkelanjutan, Kementan Perkuat Program YESS

Yosep Awaludin • Selasa, 8 Juli 2025 | 12:42 WIB
Kementerian Pertanian terus melakukan regenerasi petani muda melalui program YESS.  
Kementerian Pertanian terus melakukan regenerasi petani muda melalui program YESS.  

RADAR BOGOR—Lewat Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS), Kementerian Pertanian melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) terus memperkuat program regenerasi petani muda.

Dalam rangkaian Forum Multi-Stakeholder District (DMSF) di lima kabupaten binaan PPI Jawa Barat, yakni Subang, Bogor, Tasikmalaya, Sukabumi, dan Cianjur, keberlanjutan program pertanian ini menjadi fokus utama.

Forum ini dihadiri banyak orang, termasuk pemerintah daerah, akademisi, off-taker, lembaga keuangan, penyuluh pertanian, dan petani muda yang merupakan alumni Program YESS.

Tujuan utama dari forum ini adalah untuk memastikan keberlanjutan program dan memperkuat ekosistem agribisnis kabupaten.

Di Jawa Barat, Program YESS mencapai hasil yang signifikan. Kabupaten Subang memiliki 67.728 penerima manfaat, 8 klaster produk (nanas, jamur, sapi, dan padi), 2 koperasi alumni YESS, dan Subang Youth Preneur, sebuah wadah untuk petani muda.

Kabupaten Bogor mengembangkan dapur pemenuhan gizi (MBG) yang terintegrasi dengan hasil pertanian lokal, dengan total 6.098 penerima manfaat, sepuluh klaster, tiga koperasi, dan akses permodalan sebesar 2,7 miliar.

Kabupaten Cianjur, di sisi lain, menerima 19.550 penerima manfaat, lebih dari 30.000 peserta pelatihan di berbagai level, dan peningkatan jejaring melalui 17 BDSP.

Untuk mempertahankan Subang sebagai lumbung padi nasional, bupati Subang menekankan pentingnya regenerasi petani.

Dengan lebih dari 63.000 pengangguran di wilayah tersebut, pertanian dan usaha kecil dan menengah (UMKM) dianggap sebagai solusi strategis untuk penyerapan tenaga kerja.

Di sisi lain, untuk memperkuat rantai pasokan pertanian, yang bertanggung jawab atas hampir 70% kebutuhan pangan Kabupaten Bogor, pemerintah daerah telah memasukkan program APBD sebesar Rp6 triliun untuk membantu petani muda.

Di Cianjur, Pemda melalui Asisten Daerah bidang Ekonomi menekankan bahwa keberlanjutan Program YESS harus dimasukkan ke dalam RPJMD lima tahun mendatang, dengan fokus pada kebutuhan pangan lokal.

Sebagaimana diungkapkan oleh Andi Amran Sulaiman, menteri pertanian, Program YESS telah menjadi komponen penting dari rencana regenerasi petani.

Untuk memastikan keberlanjutan Program YESS, DMSF adalah langkah strategis yang menyatukan seluruh pemangku kepentingan.

"Kita ingin mencetak wirausaha pertanian muda yang tak hanya cerdas, tetapi juga adaptif terhadap teknologi dan pasar. Generasi muda harus menjadi penggerak utama transformasi pertanian menuju Indonesia Emas 2045," katanya.

Idha Widi Arsanti, Kepala BPPSDMP Kementan mengatakan, Program YESS telah membuktikan bahwa pemerintah bisa mencetak petani muda berdaya saing dengan pendekatan inklusif dan dukungan multipihak.

"DMSF menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, memastikan alumni YESS terus berkembang, dan membangun ekosistem agribisnis modern di tingkat daerah,” ujarnya.

DMSF di lima kabupaten membuat beberapa rekomendasi strategis, salah satunya adalah mengintegrasikan Program YESS ke dalam RPJMD kabupaten untuk menjamin keberlanjutan program melalui kebijakan daerah.

Penguatan koperasi dan kelembagaan petani muda untuk meningkatkan akses pasar dan dana, penggunaan alumni YESS sebagai penyuluh swadaya untuk mendukung program penyuluhan di lapangan.

Selanjutnya, bekerja sama dengan off-taker dan lembaga keuangan seperti Bank Mandiri, Bank BJB, dan Pegadaian untuk meningkatkan akses modal dan meningkatkan pemasaran produk pertanian.

Selain itu, Subang Youthpreneur Summit berfungsi sebagai platform untuk memulai usaha oleh petani muda dan alumni YESS.

Diharapkan bahwa program YESS akan membentuk sistem pertanian yang berkelanjutan dari hulu ke hilir dan menghasilkan petani muda yang produktif.

Mulai dari pembuatan, distribusi, hingga pemasaran yang menggunakan teknologi canggih seperti pemasaran digital dan pertanian pintar berbasis Internet of Things.

Setelah model ini berhasil di lima kabupaten binaan, diharapkan program YESS dapat diterapkan di kabupaten lain di Jawa Barat. Ini adalah bagian dari upaya nasional untuk mempercepat regenerasi petani di seluruh negeri. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#jawa barat #petani muda #pertanian