Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bingung Prioritaskan Antara Asuransi Jiwa dan Kesehatan? Simak Penjelasannya di Sini

Yosep Awaludin • Selasa, 8 Juli 2025 | 19:52 WIB
Ilustrasi asuransi
Ilustrasi asuransi

RADAR BOGOR - Memiliki asuransi merupakan salah satu aspek fundamental dalam perencanaan keuangan.

Hal itu karena kehidupan selalu dihadapkan pada berbagai macam risiko yang tak dapat dielakkan. Mulai dari penyakit, kecelakaan, hingga kematian.

Insiden-insiden tersebut seringkali membawa dampak keuangan yang signifikan. Ketika sakit, biasanya akan ada biaya untuk pengobatan dan perawatan yang harus dikeluarkan.

Tanpa perencanaan keuangan yang baik, pengeluaran ini dapat mempengaruhi kondisi finansial.

Namun, risiko yang bisa menimbulkan biaya tersebut sebenarnya dapat diminimalkan dengan adanya asuransi.

Asuransi berfungsi untuk memindahkan risiko kerugian finansial dari diri kita ke perusahaan asuransi.

Sehingga, jika terjadi sakit, kamu tidak perlu khawatir tentang biaya pengobatan. Namun pertanyaannya, mana yang sebaiknya menjadi prioritas asuransi jiwa atau asuransi kesehatan?

Di Mana Ada Risiko, Di Sana Perlu Ada Asuransi

Secara umum, asuransi merupakan metode manajemen risiko finansial yang paling sederhana.

Setiap hal yang dapat menimbulkan risiko bagi keadaan finansial seseorang sebaiknya dilindungi dengan asuransi.

Meskipun tidak semua hal bisa diasuransikan, ada dua jenis asuransi yang sangat vital untuk dimiliki; yaitu asuransi jiwa dan asuransi kesehatan.

Bagi generasi muda, kedua jenis proteksi ini sering kali kurang diperhatikan karena merasa risiko sakit dan kematian belum terlalu mendesak.

Asuransi jiwa dan kesehatan sering dianggap hanya diperlukan oleh orang-orang yang sudah berkeluarga.

Pandangan ini tentu tidak sepenuhnya tepat, karena tidak ada yang bisa memprediksi kapan risiko sakit atau kematian akan datang.

Jadi, ketika membahas asuransi mana yang lebih penting, jawabannya adalah bahwa baik asuransi jiwa maupun asuransi kesehatan memiliki tingkat kepentingan yang setara.

Asuransi Jiwa Diperlukan Bagi Pencari Nafkah

Asuransi jiwa bukanlah sekadar mengenai kematian, tetapi lebih kepada bagaimana keluarga dapat melanjutkan hidup setelah pencari nafkah meninggal.

Jika seorang ayah yang menjadi tulang punggung keluarga meninggal dunia. Kejadian tersebut otomatis akan menghentikan sumber penghasilan keluarga yang ditinggalkannya.

Dengan adanya perlindungan jiwa, dampak dari kehilangan tersebut bisa diminimalkan karena asuransi akan membayarkan Uang Pertanggungan (UP) yang bisa dijadikan sebagai modal bagi keluarga yang ditinggalkan untuk meneruskan kehidupan.

Berikut adalah beberapa hal terkait asuransi jiwa yang perlu diketahui:

- Perlindungan jiwa memberikan banyak pilihan jenis proteksi yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan, mulai dari perlindungan jiwa berjangka (term life), perlindungan jiwa seumur hidup (whole life), hingga perlindungan jiwa dwiguna (endowment insurance).

- Uang Pertanggungan (UP) bisa diatur sesuai kebutuhan dan akan menjadi bekal bagi ahli waris jika Tertanggung meninggal dunia.

- Asuransi jiwa bisa dilengkapi dengan tambahan proteksi (rider) seperti perlindungan kesehatan, atau juga memiliki fitur investasi.

- Jika tidak termasuk asuransi tambahan seperti perlindungan kesehatan, manfaat dari proteksi jiwa tidak akan dirasakan saat Tertanggung masih hidup.

- Apabila tidak menambahkan perlindungan tambahan (rider) seperti Waiver of Premium, premi asuransi jiwa tetap harus dibayar meskipun Pemegang Polis mengalami kesulitan keuangan.

Asuransi Kesehatan Penting untuk Semua Individu

Dari laporan Tren Medis Global 2020 dari Willis Tower Watson mengungkapkan bahwainflasi biaya kesehatan di Indonesia meningkat hampir 10% dibandingkan tahun sebelumnya dan diperkirakan angka ini akan terus bertambah.

Memiliki asuransi kesehatan memberikan kita ketenangan batin sehingga dapat lebih fokus pada proses penyembuhan tanpa harus khawatir tentang masalah keuangan yang timbul akibat tingginya biaya kesehatan.

Sejak 2014, masyarakat Indonesia telah mengakses sistem jaminan sosial di bidang kesehatan melalui BPJS Kesehatan.

Namun, mengingat peningkatan biaya kesehatan yang berkelanjutan, memiliki asuransi personal adalah langkah yang bijak.

Berikut beberapa informasi penting mengenai asuransi kesehatan:

- Asuransi kesehatan atau proteksi kesehatan tersedia dalam berbagai pilihan sesuai keperluan. Ini termasuk manfaat rumah sakit atau penggantian biaya medis dan rencana tunjangan rumah sakit yang mengganti pendapatan yang hilang saat sakit.

- Sebagian besar proteksi kesehatan menawarkan sistem klaim tanpa uang tunai menggunakan kartu, sehingga kamu tidak perlu repot menyediakan dana untuk perawatan saat membutuhkan layanan kesehatan dengan cepat.

- Proteksi kesehatan memungkinkan kamu untuk mendapatkan perawatan secara privat, nyaman, dan cepat tanpa menunggu antrean dan prosedur birokrasi yang rumit, bahkan di fasilitas kesehatan luar negeri.

- Proteksi kesehatan mencakup layanan rawat jalan, rawat inap, tindakan bedah, hingga manfaat untuk melahirkan.

- Jumlah premi untuk proteksi kesehatan sangat dipengaruhi oleh usia tertanggung, kondisi kesehatan, dan jenis cakupan manfaat yang diberikan. Oleh karena itu, periode terbaik untuk mendapatkan asuransi kesehatan adalah ketika Anda masih muda dan dalam kondisi sehat.

Kesulitan dalam menentukan pilihan di antara dua produk perlindungan ini?

Asuransi jiwa dan asuransi kesehatan adalah dua jenis produk yang berbeda. Namun, masih banyak yang beranggapan bahwa keduanya adalah hal yang sama.

Walaupun begitu, masing-masing memiliki peranan penting dalam melindungi diri dari berbagai risiko.

Bagi kamu yang bingung memilih apakah harus mengutamakan asuransi jiwa atau asuransi kesehatan, perhatikan panduan di bawah ini.

Asuransi kesehatan adalah produk yang memberikan jaminan biaya apabila pemegang polis mengalami masalah kesehatan (baik sakit maupun akibat kecelakaan).

Jenis asuransi ini umumnya akan menanggung biaya rumah sakit (rawat inap, dokter, obat, dan prosedur) serta biaya operasi berdasarkan ketentuan yang tercantum dalam polis.

Di sisi lain, asuransi jiwa adalah jenis asuransi yang memberikan perlindungan finansial kepada ahli waris jika nasabah meninggal dunia.

Besaran manfaat yang diberikan oleh perusahaan asuransi kepada ahli waris bergantung pada jumlah premi yang dibayarkan oleh nasabah.

Jika seorang nasabah asuransi jiwa meninggal akibat kecelakaan, perusahaan asuransi akan memberikan sejumlah uang pertanggungan yang dapat digunakan oleh ahli waris (seperti pasangan, anak-anak, atau orang tua).

Hal yang perlu kamu ketahui saat membeli asuransi adalah semakin muda usia kamu saat mengambil asuransi, maka premi yang harus dibayar pun cenderung lebih rendah.

Selain itu, semakin tua saat kamu mengambil asuransi, manfaat yang diperoleh juga dapat dipengaruhi oleh risiko penyakit yang mungkin muncul sehubungan dengan bertambahnya usia.

Ketika dibaca, kedua produk asuransi ini memiliki manfaat yang sama-sama signifikan. Bahkan terdapat juga asuransi jiwa unit link yang menawarkan manfaat tambahan berupa perlindungan terhadap penyakit kritis.

Namun, mana yang seharusnya diutamakan? Semua kembali pada kebutuhan individu kamu. Jika kamu masih lajang dan baru bekerja di sebuah perusahaan yang stabil, kamu bisa memilih asuransi jiwa unit link dengan tambahan rider asuransi kesehatan sebagai perlindungan ekstra.

Namun, jika kamu lajang dan hanya mendapatkan fasilitas reimburse untuk kesehatan dari perusahaan, maka membeli asuransi kesehatan dapat menjadi pilihan yang bijak untuk perlindungan maksimal.

Situasinya berbeda jika kamu sudah berkeluarga dan ingin meninggalkan warisan untuk pasangan dan anak-anakmu saat kamu tiada, maka mempertimbangkan untuk membeli asuransi jiwa adalah langkah yang tepat. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#asuransi #keuangan #kecelakaan