Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Yes! PKH-BPNT Juli Cair Lagi, Penebalan Rp400 Ribu Lewat Pos dan Bantuan Sekolah Turun Minggu Ini

Ira Yulia Erfina • Kamis, 10 Juli 2025 | 05:40 WIB
Penyaluran bansos di Desa Tapanrejo
Penyaluran bansos di Desa Tapanrejo

RADAR BOGOR – Pekan ini menjadi momentum penting bagi jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos di seluruh Indonesia.

Pemerintah, melalui berbagai saluran resmi, mempercepat proses pencairan bansos, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap ketiga tahun 2025.

Berdasarkan informasi terbaru, penyaluran bansos dilakukan secara masif dan merata, mencakup bantuan uang tunai, bantuan pangan berupa beras, hingga penebalan sembako senilai Rp400.000.

Pencairan PKH dan BPNT tahap ketiga telah menyentuh sebagian besar wilayah Indonesia.

Melalui rekening KKS (Kartu Keluarga Sejahtera) masing-masing penerima, dana bantuan ditransfer langsung oleh bank-bank Himbara, yaitu BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Beberapa penerima bahkan menemukan bahwa dalam KKS baru mereka terdapat saldo bantuan tahap sebelumnya (tahap kedua) yang belum dicairkan.

Dengan demikian, mereka kini dapat menarik sekaligus dua tahap bantuan yang nominal totalnya bisa mencapai ratusan ribu rupiah.

Di sisi lain, penebalan bantuan sembako senilai Rp400.000 yang disalurkan melalui PT Pos juga memasuki tahap akhir distribusi.

Pemerintah menargetkan seluruh bantuan sembako tambahan ini selesai disalurkan paling lambat akhir minggu ini.

KPM yang belum mengambil bantuan ini diimbau untuk segera datang ke kantor pos atau titik penyaluran yang telah ditentukan dengan membawa KTP dan surat undangan.

Selain bantuan reguler dan sembako, pencairan bantuan pendidikan dalam komponen PKH juga sedang berlangsung.

Anak-anak sekolah dari jenjang SD, SMP, hingga SMA yang terdaftar dalam keluarga penerima PKH mulai menerima dana bantuan pendidikan.

Besaran bantuan bervariasi tergantung jenjangnya, dan dalam pekan ini sejumlah keluarga telah menerima dana sekitar Rp400.000 per anak.

Dana ini masuk dalam rekening KKS dan bisa langsung dicairkan untuk menunjang keperluan pendidikan menjelang tahun ajaran baru.

Tidak kalah penting, bantuan pangan berupa beras 20 kg juga tetap berlanjut dan diturunkan serentak di banyak wilayah.

Program beras cadangan pemerintah ini diberikan secara gratis, tanpa potongan, dan tanpa perlu antrean panjang.

Warga cukup membawa identitas diri ke lokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh pemerintah desa atau kelurahan.

Di beberapa daerah, penyaluran beras sudah mencapai tahap ke-6 dan berlangsung lancar berkat kerja sama antara Kemensos, Bulog, PT Pos, serta aparat pemerintahan daerah.

Dengan semua bantuan yang cair serentak ini, pemerintah berharap kondisi sosial ekonomi masyarakat yang berada dalam golongan rentan bisa tetap terjaga.

Masyarakat juga diimbau agar memantau informasi terbaru melalui pendamping sosial, RT/RW setempat, atau aplikasi resmi Cek Bansos.

Bila ada kendala seperti nama tidak terdaftar, status dinonaktifkan, atau undangan tidak diterima, warga bisa langsung melapor agar segera ditindaklanjuti.

Pemerintah juga menegaskan bahwa tidak ada pungutan dalam seluruh proses pencairan, dan setiap penerima berhak menerima bantuan secara utuh.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bpnt #bansos #pencarian #pkh