Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sinergi Kemenkeu dan Pemprov DKI Jakarta: Lapangan Banteng dan Gedung A.A. Maramis Jadi Ruang Publik Bersejarah

Kholikul Ihsan • Jumat, 11 Juli 2025 | 20:38 WIB
Menkeu Sri Mulyani
Menkeu Sri Mulyani

RADAR BOGOR – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menunjukkan komitmen nyata dalam menciptakan ruang publik yang lebih inklusif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Hal ini terlihat dari program pencanangan pengaturan dan integrasi Lapangan Banteng serta Gedung A.A. Maramis yang berlangsung pada Kamis (10/7) di Jakarta.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan bahwa pengelolaan aset negara harus mampu memberikan nilai tambah yang tidak hanya bersifat ekonomi, tetapi juga sosial dan kultural.

Menurutnya, restorasi Gedung A.A. Maramis yang rampung pada 2024 adalah bukti nyata upaya pelestarian sejarah sekaligus optimalisasi pemanfaatan aset negara untuk kepentingan publik.

“Saat restorasi Gedung A.A. Maramis rampung, kami berencana menjadikannya satu kesatuan ruang yang terbuka. Kawasan ini dulunya adalah pusat pemerintahan, sehingga penataan ulang ini akan menghadirkan lebih banyak ruang publik sekaligus memperkenalkan perjalanan sejarah bangsa kepada masyarakat,” ujar Menkeu dalam sambutannya.

Gedung A.A. Maramis kini dikelola oleh Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), yang bertugas memanfaatkan aset negara secara optimal.

Penggunaan aset, baik berupa gedung maupun lahan, diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekonomi, sosial, hingga budaya bagi masyarakat luas.

Pramono Anung, Gubernur DKI Jakarta, turut menyambut hangat kerja sama ini. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara Pemprov DKI dan Kemenkeu sangat penting dalam menghadirkan ruang publik yang berkualitas.

Kepercayaan yang diberikan oleh Kemenkeu menjadi dasar penting bagi suksesnya penataan kawasan tersebut.

Integrasi Lapangan Banteng dengan Gedung A.A. Maramis diharapkan dapat menjadi ruang terbuka yang nyaman dan dapat dinikmati oleh semua lapisan masyarakat serta komunitas.

Selain menjadi tempat beraktivitas, kawasan ini juga akan menjadi simbol transformasi Jakarta menuju kota yang lebih ramah, berkelanjutan, dan sarat nilai sejarah.

Menkeu Sri Mulyani berharap upaya bersama ini dapat memperkuat identitas Kota Jakarta sebagai kota yang inklusif serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk berinteraksi, berekspresi, dan menghargai warisan sejarah bangsa.***

Direktur Lokon Chinese Teaching Site Jimmy Pontoan (kanan) bersama perwakilan dari Nanchang University.
Direktur Lokon Chinese Teaching Site Jimmy Pontoan (kanan) bersama perwakilan dari Nanchang University.
Peserta Summer Camp in China 2025 Cheryl dan Claire mengaku senang dan gembira mengikuti kegiatan, terlebih bisa kembali bertemu dengan rombongan siswa dari Sekolah Lokon St Nikolaus. Dok istimewa
Peserta Summer Camp in China 2025 Cheryl dan Claire mengaku senang dan gembira mengikuti kegiatan, terlebih bisa kembali bertemu dengan rombongan siswa dari Sekolah Lokon St Nikolaus. Dok istimewa
Photo
Photo
AWASI BUMD: Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi menolak penyertaan modal daerah kepada PT GNE. Kondisi keuangan perusahaan dinyatakan tidak sehat.
AWASI BUMD: Ketua Komisi III DPRD NTB Sambirang Ahmadi menolak penyertaan modal daerah kepada PT GNE. Kondisi keuangan perusahaan dinyatakan tidak sehat.
AWASI BUMD: Anggota Komisi III DPRD NTB M.Nashib Ikroman meminta pemprov untuk menyusun grand design pengelolaan BUMD ke depan.
AWASI BUMD: Anggota Komisi III DPRD NTB M.Nashib Ikroman meminta pemprov untuk menyusun grand design pengelolaan BUMD ke depan.
Editor : Eli Kustiyawati
#jakarta #sri mulyani #kemenkeu