RADAR BOGOR - Bantuan sosial (bansos) seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Batuan Pangan Non Tunai (BPNT) kini mulai akan masuk ke proses penyaluran tahap ke-3, yang kabarnya telah bergulir pada 10 Juli 2025.
Tapi di tengah jalan, Kementerian Sosial (Kemensos) menemukan fakta yang cukup mencengangkan soal penyaluran bansos PKH dan BPNT.
Bagaimana tidak, diduga ada banyak penerima bansos PKH dan BPNT yang menggunakan dana bantuan untuk hal yang tidak semestinya, yaitu transaksi game online terlarang.
Masalah tersebut tentu menjadi bahan evaluasi bagi Kemensos agar penyaluran bansos tahap ke-3 ini tidak salah sasaran seperti penyaluran di tahap sebelumnya.
Maka dari itu, Kemensos akan terus bekerja sama dengan PPATK guna mengidentifikasi penggunaan bansos yang layak dan tidak layak menerima bantuan sosial dari pemerintah.
Hingga pada akhirnya, 10 juta rekening penerima bansos telah diblokir oleh Kemensos karena diduga terlibat dalam transaksi game online terlarang.
Padahal jika berkaca pada tujuannya, bantuan sosial diberikan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat dan membantu mereka dari segi kesehatan, pendidikan, serta kebutuhan hidup yang lainnya.
Oleh karena itu, Mensos Syaifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul telah membuat strategi guna efektivitas penyaluran bansos bisa terlaksana.
Mengutip laman resmi kemensos.go.id, Jum'at, 12 Juli 2025, sedikitnya ada 3 strategi yang akan dipakai Kemensos agar penyaluran bansos tepat sasaran, yaitu sebagai berikut:
1. Strategi yang pertama, Kemensos akan melanjutkan program-program bansos yang sudah berjalan seperti PKH, BPNT, KIP Kuliah, PIP, PBI JK, serta pengembangan kemampuan sosial masyarakat Indonesia.
2. Strategi yang kedua, Kemensos akan memanfaatkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSREN) agar penyaluran bansos bisa tepat sasaran, yaitu kepada masyarakat yang membutuhkan.
Selain itu, Kemensos juga akan melakukan kerjasama kelembagaan yang tujuannya agar data penerima bansos benar dan tidak ada oknum yang berbuat kecurangan.
3. Strategi yang ketiga, Kemensos akan mencoba untuk mendorong bansos yang adaptif yaitu mudah menyesuaikan dengan keadaan, berkelanjutan, adil tanpa melihat siapapun, serta adanya percepatan graduasi dari KPM menuju kemandirian dari segi ekonomi.
Ketiga strategi tersebut tidak akan berjalan dengan lancar, kata Gus Ipul, apabila tidak ada kerja sama antara beberapa pihak, yaitu pemerintah dan masyarakat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga