RADAR BOGOR – Pemerintah Prabowo akan menyalurkan tujuh jenis bantuan sosial (bansos) pada pertengahan Juli 2025.
Penyaluran bansos ini sengaja disesuaikan dengan dimulainya tahun ajaran baru 2025–2026.
Tujuan utama penyaluran tujuh bansos ini adalah untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan meningkatkan daya beli.
Selain itu, bansos ini juga diharapkan dapat membantu keluarga menghadapi beban ekonomi tambahan di tahun ajaran baru.
Apa saja tujuh bantuan yang dimaksud? Berikut adalah daftarnya:
1. Bansos untuk Guru Honorer
Bansos ini akan disalurkan mulai Juli 2025 kepada guru honorer yang belum menerima bantuan lain.
Besaran bantuan berkisar antara Rp300.000–Rp500.000 per bulan selama enam bulan.
Dana akan ditransfer langsung ke rekening penerima.
2. Bantuan Beras 20 Kg
Bansos ini bertujuan memastikan ketahanan pangan keluarga kurang mampu, terutama menjelang tahun ajaran baru.
Setiap keluarga penerima manfaat (KPM) akan mendapatkan 20 kg beras, dicairkan sekaligus.
Didistribusikan langsung oleh pemerintah daerah atau melalui PT Pos Indonesia.
Penyaluran dimulai 13 Juli 2025, namun jadwal dapat bervariasi antar daerah.
3. Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah
Bantuan ini meliputi pembebasan biaya kuliah dan dukungan biaya hidup.
Besaran biaya pendidikan diberikan sesuai dengan akreditasi program studi terkait.
Jumlah maksimal yang bisa diterima adalah Rp8 juta per semester. Namun, untuk jurusan kedokteran, batasnya bisa mencapai Rp12 juta.
Bantuan biaya hidup sebesar Rp800.000–Rp1.400.000 per bulan, disesuaikan dengan wilayah.
Durasi bantuan hingga lulus, maksimal delapan semester untuk jenjang S1.
4. Bantuan Pemenuhan Kebutuhan Dasar (PKD) DKI Jakarta
Program Pemprov DKI Jakarta untuk kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, dan anak usia dini.
Nominal bantuan sebesar Rp300.000 per bulan per penerima.
Dana ditransfer langsung ke rekening Bank DKI melalui kartu ATM.
Diperkirakan cair sekitar 25 Juli 2025.
5. Program Indonesia Pintar (PIP) Termin Kedua
Bantuan uang tunai dari Kemendikbud Ristek dan Kemenag untuk siswa SD, SMP, SMA, SMK, atau kejar paket dari keluarga kurang mampu.
Bertujuan mendukung kebutuhan pendidikan seperti biaya sekolah, seragam, buku, atau alat tulis.
Nominal bantuan per tahun bervariasi:
•SD/STLB/Paket A: Rp450.000
- Namun, bagi siswa baru atau berada di kelas akhir, bantuannya adalah Rp225.000.
•SMP/SMPLB/Paket B: Rp750.000
- Namun, bagi siswa baru atau berada di kelas akhir, bantuannya adalah Rp375.000.
•SMA/SMALB/SMK/Paket C: Rp1.000.000
- Namun, bagi siswa baru atau berada di kelas akhir, bantuannya adalah Rp500.000.
6. Penyaluran Susulan PKH Tahap Kedua
Penyaluran ini merupakan bantuan uang tunai yang ditujukan bagi peserta aktif PKH yang belum menerima pencairan tahap 2 (April–Juni).
Selain itu, penerima baru yang telah lolos verifikasi data juga akan mulai dimasukkan dalam penyaluran ini.
7. Penyaluran Susulan BPNT Tahap Kedua
Penyaluran bantuan ini akan dilaksanakan pada bulan Juli, khusus ditujukan bagi keluarga miskin yang termasuk dalam kategori desil 1 hingga 5.
Bantuan tersebut dapat diberikan dalam bentuk sembako atau uang tunai, disalurkan melalui KKS atau kantor pos, menyesuaikan dengan wilayah dan sistem distribusi yang berlaku.
Secara keseluruhan, terdapat tujuh bansos yang akan didistribusikan oleh pemerintah Prabowo pada Juli 2025.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan dapat membantu dalam memahami program-program bantuan yang tersedia.***
Editor : Eli Kustiyawati