Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Parade Hari Bastille Prancis: Indonesia Tampil Sebagai Tamu Kehormatan, Pererat Hubungan Bilateral

Muhamad Rafi Rajwa Fatihah • Selasa, 15 Juli 2025 | 21:46 WIB
Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan di Hari Nasional Prancis.
Indonesia hadir sebagai tamu kehormatan di Hari Nasional Prancis.

RADAR BOGOR - Indonesia menunjukkan komitmennya dalam mempererat hubungan bilateral dengan Prancis melalui partisipasi aktif dalam perayaan Hari Nasional Prancis, atau Hari Bastille.

Presiden Prancis Emmanuel Macron secara khusus mengundang Presiden Indonesia Prabowo Subianto sebagai tamu kehormatan dalamHari Bastille yang berlangsung meriah di Paris.

Kehadiran kontingen Indonesia di Hari Bastille Prancis ini menjadi sorotan utama, menandai babak baru dalam diplomasi pertahanan kedua negara.

Persiapan untuk perayaan akbar ini telah dilakukan secara matang, termasuk latihan intensif Angkatan Udara Prancis yang melibatkan lebih dari dua lusin jet tempur dan helikopter.

Manuver udara tersebut menjadi bagian tak terpisahkan dari parade udara Hari Bastille yang selalu dinanti.

Namun, tahun ini, elemen kebanggaan bagi Indonesia adalah keterlibatan langsung personelnya dalam parade darat.

Sebanyak hampir 500 personel Indonesia akan bergabung dalam parade Hari Bastille.

Sebuah kehormatan besar, kontingen Indonesia mendapatkan posisi sebagai barisan pembuka parade, memimpin jalannya perayaan yang sarat makna sejarah bagi Prancis.

Di tengah kota, kontingen Indonesia dijadwalkan akan menampilkan berbagai pertunjukan budaya nasional yang memukau.

Tari Kecak yang energik, Tari Reog yang megah, serta demonstrasi seni bela diri tradisional akan disuguhkan kepada publik Prancis dan internasional.

Penampilan ini diharapkan dapat memberikan gambaran komprehensif tentang keragaman dan keindahan budaya Indonesia, sekaligus mempererat ikatan antar-masyarakat.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat hubungan pertahanan bilateral dengan negara-negara sahabat, khususnya Prancis, dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.

Kerja sama semacam ini diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi lebih lanjut di berbagai bidang, termasuk pertukaran pengetahuan dan teknologi pertahanan.

Sebelumnya, kedua kepala negara, Presiden Macron dan Presiden Subianto, telah bertemu di Jakarta pada akhir Mei lalu.

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari kunjungan Presiden Macron ke Asia Tenggara, yang menjadi fondasi awal bagi undangan kehormatan ini.

Partisipasi Indonesia dalam Hari Bastille menegaskan posisi strategisnya di kancah internasional dan komitmennya terhadap perdamaian serta stabilitas global melalui jalur diplomasi dan budaya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#indonesia #prancis #hari bastille