RADAR BOGOR – Penyaluran bantuan sosial terus berlanjut di berbagai daerah menjelang pertengahan Juli 2025. Salah satu yang telah cair adalah bantuan penebalan sebesar Rp400 ribu di wilayah Aceh yang disalurkan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI).
Penerima manfaat di wilayah tersebut telah mulai melakukan pencairan, terutama bagi mereka yang sudah mendapatkan undangan atau pemberitahuan resmi dari pendamping sosial atau pihak kelurahan.
Bantuan penebalan ini merupakan tambahan untuk Program Sembako atau BPNT yang dicairkan secara tunai dan ditujukan guna memperkuat daya beli Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menjelang tahun ajaran baru dan meningkatnya kebutuhan pokok.
Selain itu, kabar gembira juga datang bagi siswa penerima bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025.
Penyaluran dana PIP telah dicairkan melalui dua bank utama penyalur, yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Para siswa SD, SMP, hingga SMA yang telah menerima SK PIP tahun 2025 dan masuk dalam tahap pencairan kini dapat melakukan proses pencairan langsung ke bank dengan membawa berkas persyaratan, seperti fotokopi Kartu Keluarga, surat keterangan sekolah, dan buku tabungan.
Dana PIP ini diberikan untuk mendukung keberlanjutan pendidikan dan mencegah anak putus sekolah karena faktor ekonomi.
Sementara itu, PT Pos Indonesia juga telah mulai mendistribusikan undangan pencairan bantuan beras sebanyak 20 kilogram untuk bulan ini.
Wilayah-wilayah yang sudah menerima undangan antara lain Serang (Banten), Kota Magelang dan sekitarnya (Jawa Tengah), Kota Pekanbaru (Riau), Ngawi (Jawa Timur), serta Lhokseumawe (Aceh).
Masyarakat penerima bantuan pangan ini diimbau untuk segera mendatangi kantor pos terdekat sesuai dengan jadwal yang tertera dalam surat undangan, sambil membawa identitas diri berupa KTP dan Kartu Keluarga untuk proses verifikasi.
Program bantuan beras sebanyak 20 kilogram ini merupakan bagian dari Bantuan Pangan Non-Tunai yang dikonversi menjadi bantuan natura.
Pemerintah pusat melalui Badan Pangan Nasional bekerja sama dengan Bulog dan PT Pos Indonesia untuk memastikan bantuan pangan ini tepat sasaran dan tepat waktu.
Selain meringankan beban kebutuhan rumah tangga, bantuan ini juga membantu menstabilkan harga pangan di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi dan inflasi global.
Dengan cairnya berbagai jenis bantuan sosial di sejumlah daerah tersebut, masyarakat diminta untuk selalu memperhatikan informasi resmi dari pemerintah pusat maupun daerah.
Para KPM yang belum menerima undangan atau informasi pencairan disarankan untuk berkonsultasi langsung dengan pendamping PKH atau perangkat desa setempat guna memastikan status mereka dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang menjadi dasar penyaluran seluruh bantuan pemerintah.***
Editor : Eli Kustiyawati