Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Resmi dari Kemensos, Ini Panduan Terbaru Melaporkan Penerima Bansos 2025 yang Tidak Layak Melalui Fitur Sanggah di Aplikasi

Ira Yulia Erfina • Kamis, 17 Juli 2025 | 18:27 WIB

Panduan Terbaru Melaporkan Penerima Bansos 2025 yang Tidak Layak Melalui Fitur Sanggah di Aplikasi Cek Bansos
Panduan Terbaru Melaporkan Penerima Bansos 2025 yang Tidak Layak Melalui Fitur Sanggah di Aplikasi Cek Bansos

RADAR BOGOR - Banyak masyarakat merasa prihatin ketika mendapati seseorang yang secara nyata, tidak layak mendapatkan bantuan sosial (bansos) dari Kementerian Sosial (Kemensos) justru tercatat sebagai penerima.

Untuk mengatasi hal ini, Kemensos menyediakan jalur resmi pengaduan melalui aplikasi Cek Bansos, yang memungkinkan warga untuk melaporkan atau menyanggah penerima bansos yang tidak layak.

Proses ini tidak hanya mudah, tapi juga aman dan dapat dipantau Kemensos. Berikut adalah panduan lengkap dan rinci tentang cara melaporkan penerima bansos yang dianggap tidak memenuhi kriteria melalui aplikasi Cek Bansos.

Langkah pertama adalah dengan mengunduh aplikasi Cek Bansos di Google Play Store untuk pengguna Android atau App Store bagi pengguna iOS.

Pastikan Anda mengunduh aplikasi resmi milik Kementerian Sosial, bukan dari pihak ketiga yang tidak jelas keamanannya.

Setelah aplikasi terpasang, lakukan registrasi akun dengan memasukkan data diri seperti NIK, nomor KK, nama lengkap, alamat sesuai KTP, dan mengunggah foto KTP beserta foto selfie sambil memegang KTP.

Data ini akan diverifikasi oleh Kemensos untuk memastikan keabsahan identitas pelapor.

Setelah akun terverifikasi dan Anda berhasil masuk, pilih menu “Tanggapan Kelayakan” di dalam aplikasi.

Di menu ini, akan ditampilkan daftar nama-nama penerima bansos yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau sekarang DTSEN di lingkungan tempat tinggal Anda, biasanya berdasarkan desa atau kelurahan.

Cari nama orang yang menurut Anda tidak layak mendapatkan bantuan. Kemensos membuka ruang partisipasi publik agar penyaluran bansos bisa lebih adil dan tepat sasaran melalui keterlibatan warga dalam proses ini.

Jika Anda menemukan nama yang ingin dilaporkan, klik pada nama tersebut lalu tekan tombol “Tidak Layak”. Sistem akan meminta Anda untuk menjelaskan alasan mengapa orang tersebut tidak layak menerima bansos.

Anda bisa memberikan keterangan seperti: memiliki penghasilan tinggi, memiliki kendaraan mewah, bukan warga miskin, atau tidak tinggal di wilayah tersebut.

Semakin lengkap informasi dan bukti yang Anda berikan, semakin besar kemungkinan laporan Anda diperhatikan oleh petugas verifikator.

Setelah memberikan keterangan, klik tombol “Kirim” untuk menyampaikan laporan Anda ke dalam sistem pengawasan Kemensos.

Laporan ini kemudian akan diteruskan untuk ditindaklanjuti oleh aparat pemerintah tingkat desa/kelurahan, Dinas Sosial Kabupaten/Kota, hingga tim verifikasi pusat.

Perlu dicatat bahwa proses evaluasi ini tidak terjadi secara instan, karena setiap laporan akan dicocokkan dengan data dan fakta di lapangan.

Fitur ini juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengajukan usulan penerima baru lewat menu “Usul”, jika ada tetangga atau keluarga yang layak tapi belum pernah mendapat bansos.

Dengan memanfaatkan dua fitur ini, yaitu “Usul” dan “Sanggah”, masyarakat turut berperan aktif dalam memastikan bansos disalurkan dengan lebih tepat sasaran.

Penting untuk dicatat, pihak Kemensos akan merahasiakan pelapor selama proses pemerksaan dan seteusnya.

Proses ini menjadi bagian penting dari transparansi dan pemerataan program kesejahteraan pemerintah yang bergantung pada partisipasi publik sebagai garda pengawas sosial di lingkungan masing-masing.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#aplikasi #kemensos #bansos