RADAR BOGOR - Program Bantuan Sosial (Bansos) berupa Program Keluarga Harapan (PKH) diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar bisa keluar dari kemiskinan.
Oleh karena itu, Kementerian Sosial (Kemensos) telah mengraduasi 1000 KPM bansos PKH di Graha Sabha Pramana, UGM Yogyakarta, pada Kamis, 17 Juli 2025.
Wisuda penerima bansos PKH ini dilakukan karena KPM dinilai telah naik kelas, yaitu hidup lebih sejahtera, berdaya dan mandiri setelah menerima progam pemberdayaan dan keterampilan dari pemerintah.
Dalam kegiatan graduasi tersebut, Mensos, Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul menekankan bahwa bantuan sosial hanya sementara tapi bisa berdaya untuk selamanya.
"Bantuan sosial hadir sebagai awal proses pemberdayaan, bukan akhir pejuang. Karena bansos sementara, berdaya selamanya," ucap Gus Ipul, dilansir dari akun Instagram @kemensosri.
Lebih lanjut, Gus Ipul juga menyampaikan sedikitnya 5 kunci yang membuat KPM bisa melakukan graduasi, yaitu sebagai berikut:
1. Berani Memulai Hidup Mandiri Tanpa Bergantung dengan Bansos
Hal pertama yang membuat penerima bansos bisa graduasi yaitu karena mereka berani untuk hidup mandiri tanpa terus menerus bergantung kepada bantuan sosial yang diberikan oleh pemerintah.
2. Mandiri Melangkah
Berani melangkah sendiri dan menentukan arah hidup perekonomian kedepannya juga menjadi kunci penerima bansos bisa graduasi.
3. Membuka Ruang Baru Bagi Penerima Lain
Wisuda KPM ini juga bisa membuka ruang baru bagi penerima bansos yang jauh lebih membutuhkan bantuan dan belum bisa keluar dari jurang kemiskinan.
4. Menjadi Inspirasi
Graduasi bansos juga menjadi inspirasi bagi KPM yang lain agar segera bisa naik level menjadi masyarakat yang tidak selamanya bergantung pada bantuan sosial.
5. Membangun Narasi Perubahan
Dengan adanya graduasi, KPM bisa membangun narasi perubahan ke arah yang lebih baik lagi dari sektor perekonomian mereka.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga