Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Akhirnya Cair Juga! KPM Periksa Yuk Status Bansos PKH dan BPNT, Soalnya Pemerintah Perbarui Status Penyaluran

Ira Yulia Erfina • Jumat, 18 Juli 2025 | 18:50 WIB

Penyaluran Bantuan Sosial Wilayah Bungkulan
Penyaluran Bantuan Sosial Wilayah Bungkulan

RADAR BOGOR - Kabar baik kembali datang untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) program bantuan sosial (bansos) PKH dan BPNT di pertengahan Juli 2025 ini.

Setelah beberapa waktu menanti, pencairan bansos PKH BPNT yang sempat tersendat pada sebagian wilayah, kini sejumlah penerima akhirnya mendapatkan titik terang.

Pemerintah melalui sistem aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial – Next Generation) telah memperbarui status penyaluran bansos PKH BPNT dari sebelumnya “SPM” atau Surat Perintah Membayar, menjadi “SI” atau Standing Instruction.

Perubahan ini menjadi sinyal kuat bahwa dana bantuan siap ditransfer ke rekening masing-masing penerima, terutama yang telah menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Ini menjadi kabar menggembirakan, mengingat banyak KPM yang sebelumnya hanya menerima bantuan melalui kantor pos dan belum masuk dalam sistem perbankan resmi.

Dalam perkembangan terbaru, pemerintah juga sedang mempercepat proses migrasi dari skema penyaluran tunai via kantor pos ke sistem non-tunai menggunakan KKS yang terhubung dengan bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN.

Lebih dari 600 ribu KPM dilaporkan telah memasuki tahap pembukaan rekening kolektif atau burekol. Dalam proses ini, para penerima difasilitasi untuk memiliki rekening dan kartu KKS sebagai sarana utama pencairan bantuan sosial.

Tak hanya itu, kemunculan data rekening dan kartu secara digital di aplikasi BRImo menjadi indikator bahwa bantuan akan segera masuk ke rekening penerima, sebelum fisik kartu dan buku tabungan diserahkan kepada masing-masing KPM melalui bank penyalur atau perangkat desa.

Bagi masyarakat yang masih menunggu kepastian status pencairan, pengecekan melalui aplikasi SIKS-NG sangat dianjurkan.

Perubahan dari status SPM ke SI bisa menjadi awal dari pencairan yang akan segera dilakukan, termasuk bantuan penebalan atau tambahan tunai yang selama ini juga ditunggu.

Bagi KPM yang belum memiliki KKS, disarankan untuk segera berkoordinasi dengan pendamping sosial atau pemerintah desa agar proses migrasi ke rekening bank dapat segera diproses.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari kebijakan pemerintah untuk mempercepat dan mengefisienkan distribusi bantuan sosial secara nasional, sekaligus memperluas inklusi keuangan di kalangan masyarakat penerima manfaat.

Jika seluruh proses berjalan sesuai rencana, maka dalam waktu dekat jutaan KPM di berbagai wilayah akan menerima bantuan langsung ke rekening mereka, tanpa harus menunggu undangan atau antre di kantor pos.

KPM yang belum menerima bantuan tahap ini diharapkan untuk tetap aktif memantau status mereka melalui aplikasi resmi, tidak hanya melalui cekbansos.kemensos.go.id, tetapi juga aplikasi milik bank penyalur.

Pastikan NIK yang digunakan telah terdaftar secara valid di Dukcapil dan terintegrasi dengan data Kemensos.

Bagi yang mengalami kendala atau data belum sesuai, proses pembaruan melalui dinas sosial setempat menjadi solusi yang harus segera ditempuh.

Dengan perhatian dan langkah cepat, harapan untuk menerima bantuan secara utuh bisa segera terwujud, terutama di tengah kebutuhan ekonomi yang masih tinggi di banyak daerah.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bpnt #bansos #pkh