Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Para Penerima BSU Catat! Jangan Sampai Pakai Dana untuk Kegiatan Terlarang, Wapres Gibran: Bisa Kita Lacak

Gabriel Anderson Nainggolan • Minggu, 20 Juli 2025 | 08:17 WIB
 
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke Kantor Pos Boyolali, Jawa Tengah.
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung ke Kantor Pos Boyolali, Jawa Tengah.
 
RADAR BOGOR - Pemerintah kembali menegaskan pentingnya penggunaan dana Bantuan Subsidi Upah (BSU) secara bijak dan bertanggung jawab.
 
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menyampaikan imbauan kepada para penerima BSU agar tidak menyalahgunakan dana khususnya untuk game online terlarang maupun belanja konsumtif yang tidak mendesak.
 
Pria kelahiran Surakarta tersebut menekankan bahwa dana BSU yang nilainya mencapai Rp600.000 per penerima, seharusnya digunakan untuk kebutuhan yang produktif.
 
“Saya yakin tidak ada yang pakai untuk hal-hal yang tidak bermanfaat, dana ini untuk beli sembako, perlengkapan sekolah anak, atau tambahan modal kecil, jangan sampai disalahgunakan,” ujarnya di hadapan para penerima dilansir dari Instagram @gibran_rakabuming.
 
 
Ia juga menegaskan bahwa bantuan subsidi upah (BSU) harus digunakan secara bijak dan tidak disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak berguna. Untuk memastikan transparansi, pemerintah telah menyediakan sistem pelacakan yang mampu mendeteksi aktivitas transaksi mencurigakan melalui koordinasi antar instansi.
 
“Kalau ada yang pakai untuk game online terlarang, bisa ketahuan bisa kita lacak melalui rekeningnya,” tambah Gibran.
 
Penyaluran BSU saat ini telah menjangkau sekitar 86 persen dari target 15 juta pekerja, menurut keterangan Wakil Menteri Ketenagakerjaan dilansir dari kemnaker.go.id.
 
Pemerintah memastikan bahwa penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) berjalan dengan tepat dan transparan, serta diawasi secara ketat di seluruh jenjang pelaksanaannya.
 
 
BSU bukan sekadar bantuan uang tunai, tetapi diharapkan mampu memperkuat daya beli para pekerja di tengah situasi ekonomi yang menantang, sekaligus menjadi bagian dari proses pemulihan yang merata.
 
Namun Gibran menggarisbawahi perlunya tanggung jawab kolektif dari para penerima agar bantuan ini dapat membawa manfaat yang nyata.
 
BSU bukan sekadar angka di rekening melainkan bentuk kepercayaan negara kepada rakyatnya.
 
Wakil Presiden RI tersebut mengingatkan bahwa kepercayaan itu mesti dijaga bukan hanya dengan penerimaan yang syukur, tetapi juga dengan pemanfaatan yang tepat.
Editor : Eka Rahmawati
#gibran #BSU