RADAR BOGOR - Menteri Lingkungan Hidup dan Kepala Badan Pengendalian Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, menyatakan dukungan penuhnya terhadap langkah tegas Pemprov Riau dan Polda Riau dalam mengatasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).
Dari total luas 9 juta hektare daratan Provinsi Riau, lebih dari 4,9 juta hektare, atau sekitar 50 persen, adalah lahan gambut.
"Hal yang membuat Riau menjadi wilayah sangat penting dalam penanggulangan Karhutla," kata Menteri LH dan Kepala BPH Hanif Faisol pada Selasa 22 Juli 2025.
Undangan itu untuk memberikan penjelasan langsung tentang upaya besar Indonesia dalam menanggulangi karhutla secara masif dan berkelanjutan.
Hanif menegaskan bahwa data lapangan harus diklarifikasi terkait laporan BMKG bahwa asap Karhutla telah menyebar ke Malaysia dari Riau.
Ia menekankan bahwa pemerintah tidak ingin menyalahkan orang lain, tetapi mereka berkomitmen untuk memberikan data yang akurat kepada negara-negara mitra ASEAN.
Ini dilakukan karena Kementerian LH berfungsi sebagai Sekretariat Perjanjian ASEAN tentang Polusi Transboundary Haze.
"Yang paling penting adalah saling mendukung, bukan saling menyalahkan. Ini bencana alam yang membutuhkan kerja sama dan komitmen semua pihak," tukasnya. (***)