Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jumat Berkah SP2D Turun, Dana Bansos Cair Dobel di Berbagai Wilayah, Cek Bantuan Tambahan hingga Rp2,7 Juta per KPM

Mutia Tresna Syabania • Jumat, 25 Juli 2025 | 20:27 WIB
 
Ilustrasi uang pencairan bansos.
Ilustrasi uang pencairan bansos.
 
RADAR BOGOR - Simak kabar terbaru bansos jika tepatnya hari ini, SP2D (Surat Perintah Pencairan Dana) sudah turun. 
 
Dengan turunnnya SP2D dana bansos bisa langsung dicairkan secara merata di berbagai wilayah. Hal ini membuat beberapa KPM melaporkan pencairan dobel atau dua kali lipat. 
 
Tak hanya itu ada juga informasi mengenai potensi bansos tambahan hingga Rp2,7 juta per KPM, berikut penjelasannya.
 
Bagi KPM bansos penerima Program Indonesia Pintar (PIP), silakan cek rekening Anda secara berkala dan sejak Senin lalu pencairan PIP sudah dimulai. 
 
Baca Juga: Siapkan Kartu KKS Kamu, Jadwal dan Kriteria Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 3 Resmi Diumumkan, KPM Ini Cair Duluan
 
Namun tidak semua KPM PKH dan BPNT akan disurvei di lapangan (ground checking) dan bagi yang tidak disurvei, semoga data penerima langsung lolos dalam validasi DTKS.
 
Sebagai catatan, KPM yang tidak akan lolos adalah mereka yang memiliki daya listrik 2.200 volt Ampere. 
 
Jika ada KPM yang menumpang di rumah mertua atau orang tua dengan kondisi rumah yang cukup bagus, daya listrik 2.200 VA, dan memiliki aset seperti motor, maka tetap akan dihitung sebagai KPM yang sejahtera. 
 
Baca Juga: Cair Merata dan Dobel! Bansos PKH, BPNT, KJP Plus hingga Rp2,7 Juta per KPM, Simak Cara Cek dan Fakta Lengkapnya
 
Lewat pemerintah daerah, bantuan sosial KJP Plus khusus wilayah DKI Jakarta sudah mulai dicairkan. 
 
Sebagai contoh terdapat KPM yang awalnya cair Rp266.000, beberapa jam kemudian ada saldo masuk kembali Rp516.000, sehingga totalnya cair dua kali. 
 
Ada pula contoh lainnya KPM di SD Cibubur, Jakarta Timur yang mana awalnya memiliki saldo Rp571.000. Setelah ditarik, beberapa jam kemudian saldo masuk lagi sebesar Rp1.071.000 karena tahap 1 sebelumnya belum cair. 
 
Namun dana KJP Plus tidak bisa ditarik tunai karena akan ditukarkan dengan kebutuhan pokok seperti beras, daging ayam, telur, dan lain-lain, sebagai upaya meningkatkan gizi anak-anak sekolah dan mencegah stunting.
 

 

Barcode Lombok Post
Barcode Lombok Post
Editor : Eka Rahmawati
#bansos