RADAR BOGOR-Kelompok mahasiswa KKN-T Inovasi IPB University, Banjarnegarakab05, memperkenalkan Edible Garden Tower kepada warga Desa Pasuruhan, Kecamatan Karangkobar, Kabupaten Banjarnegara.
Inovasi dari mahasiswa IPB University ini ditujukan untuk mengoptimalkan lahan pekarangan rumah yang sempit agar tetap produktif.
Adapun kelompok mahasiswa IPB University Banjarnegarakab05 ini dipimpin Muhammad Taufiqurrohman sebagai koordinator.
Dengan anggota antara lain Ghaniyya Nisrina Na'ilah Brata, Rosela Yawista Uroqmabin, Muhammad Rizky Fadilah, Najwa Thahiralya, Olivia Syahfitriyani, Gavin Andrew dan Berlianda Rahmawati.
Garden Tower adalah metode tanam vertikal yang menggunakan bahan-bahan sederhana dan mudah ditemukan.
Bahannya bisa berupa terpal, banner bekas, atau karung pakan kucing. Media tanam yang digunakan cukup campuran tanah, pupuk kandang atau pupuk organik, dan sekam bakar dengan perbandingan 1:3:3.
“Bagian penting lainnya adalah pipa paralon yang sudah dilubangi, berfungsi sebagai saluran drainase supaya tanaman tetap tercukupi airnya,” ujar Taufiqurrohman, Sabtu 26 Juli 2025.
Ia menjelaskan jika tanaman yang bisa ditanam di Garden Tower antara lain sayuran harian seperti kangkung, bayam, pakcoy, tomat, cabai, dan terong.
“Sebelum ditanam, benih perlu disemai dulu selama kurang lebih dua minggu. Setelah itu, bibit bisa ditanam di Garden Tower,” bebernya.
Taufiqurahman melanjutkan sayuran daun ditanam di dinding Garden Tower, sedangkan sayuran buah berbatang kayu diletakkan di bagian atas.
Cara ini bisa dibuat secara individu di rumah atau dalam jumlah banyak untuk dijual hasil panennya.
Sebelum praktik pembuatan Garden Tower, warga juga diajarkan cara membuat pupuk organik cair dan pestisida nabati dari sampah dapur.
Kegiatan Mahasiswa IPB University ini dimulai dengan pemaparan materi, sesi tanya jawab, lalu dilanjutkan praktik langsung.
Warga diajak ikut serta dalam proses seperti mencampur media tanam, melubangi tower, dan menanam bibit sayuran.
"Di akhir kegiatan mereka diberikan polybag serta benih kangkung dan bayam untuk ditanam di rumah,” katanya.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan warga bisa menerapkan Garden Tower di rumah masing-masing agar bisa mencukupi kebutuhan gizi keluarga, menambah pemasukan, dan mengurangi pengeluaran untuk belanja sayur,” tukasnya. (rur)
Editor : Yosep Awaludin