Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Buah Sehat Belum Tentu Aman untuk Lansia: Kemenkes Bongkar Mitos Makanan Aman untuk Semua

Khairunnisa RB • Minggu, 27 Juli 2025 | 10:07 WIB
Ilustrasi aneka buah. 
Ilustrasi aneka buah. 

RADAR BOGOR - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Republik Indonesia mengeluarkan peringatan yakni tidak semua buah yang sehat cocok dikonsumsi oleh semua kelompok usia, terutama lansia.

Dalam kampanye edukasi visualnya, Kemenkes mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih buah berdasarkan kondisi tubuh dan usia.

Melalui serangkaian unggahan informatif di media sosial Instagram @kemenkes_ri, Kemenkes menjelaskan bahwa buah memang kaya akan vitamin, serat, dan mineral.

Namun ada jenis buah tertentu yang bisa memicu risiko kesehatan pada orang lanjut usia.

Buah seperti anggur, semangka, dan mangga yang tinggi kandungan fruktosa dan glukosa.

Baca Juga: Singkong Rebus Dikonsumsi Bersama Kopi Apakah Aman? Berikut Penjelasan Lengkap Dosen Gizi IPB University

Hal tersebut dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang membahayakan bagi lansia penderita diabetes atau masalah metabolik.

Kemenkes juga memberikan solusi praktis melalui daftar 'Buah Aman untuk Lansia' antara lain:

• Apel (tinggi serat, rendah gula)

• Pepaya (membantu pencernaan)

• Alpukat (lemak sehat dan serat)

• Stroberi (antioksidan tinggi)

• Buah naga (rendah kalori dan baik untuk pencernaan)

Selain itu, Kemenkes menyarankan agar konsumsi buah pada lansia disesuaikan dengan kondisi kesehatan pribadi.

Baca Juga: Cara Membuat Gorengan Lebih Sehat Tanpa Menghilangkan Cita Rasa, Simak Penjelasan Ahli Gizi IPB University

Misalnya, lansia yang memiliki maag disarankan menghindari buah asam atau buah dengan gas tinggi.

Kampanye ini seolah menjadi tamparan halus bagi kebiasaan masyarakat yang cenderung menyamaratakan konsumsi buah, tanpa memperhatikan efeknya terhadap metabolisme tubuh, khususnya pada lansia.

Kampanye ini juga menyertakan ajakan untuk berkumpul dan berdiskusi antargenerasi, agar ibu-ibu dan anak-anak bisa lebih memahami kebutuhan orang tua mereka.

Pendekatan ini sangat relevan dengan meningkatnya populasi lansia di Indonesia yang menurut data BPS akan terus bertambah hingga 2045.

Dengan edukasi semacam ini, Kemenkes berharap masyarakat dapat menerapkan kebiasaan konsumsi buah yang lebih tepat guna.

Sehingga manfaat buah bisa dirasakan optimal tanpa efek samping yang merugikan.***

Editor : Eka Rahmawati
#lansia #buah #kemenkes #mitos