Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Wilayah Ini Terancam Krisis Nakes! Pemkab Segera Ajukan Formasi CPNS 2025, Tunggu Instruksi Pusat

Ira Yulia Erfina • Selasa, 29 Juli 2025 | 12:12 WIB
Pemkab Segera Ajukan Formasi CPNS 2025
Pemkab Segera Ajukan Formasi CPNS 2025

RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mengusulkan formasi CPNS 2025 untuk mengatasi krisis tenaga kesehatan yang kian mengkhawatirkan.

Banyak puskesmas di wilayah pedalaman hingga kini masih kekurangan dokter ASN, sehingga pelayanan kesehatan masyarakat terhambat.

Kepala BKPSDM Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamaruddin Makkalepu, menyampaikan bahwa pemenuhan tenaga medis di wilayah terpencil menjadi fokus utama pemerintah daerah.

Namun, tantangan klasik yang terus berulang adalah mundurnya peserta CPNS yang telah dinyatakan lulus karena tidak bersedia ditempatkan di daerah pedalaman. Kondisi ini membuat beberapa formasi yang seharusnya terisi menjadi kosong.

Menanggapi hal itu, Kamaruddin mengatakan bahwa formasi-formasi yang kosong akibat pengunduran diri tersebut akan kembali diusulkan dalam rekrutmen tahun ini.

Upaya ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan sekaligus mengurangi kesenjangan layanan antara perkotaan dan pedesaan.

Meski formasi telah diajukan, proses seleksi tetap mengikuti aturan pemerintah pusat.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menginginkan agar kebutuhan tenaga kesehatan di wilayah pelosok segera terpenuhi melalui formasi yang tersedia.

Kriteria pelamar tidak hanya berfokus pada kelulusan seleksi, tetapi juga kesiapan untuk bertugas dan melayani masyarakat di wilayah yang paling membutuhkan.

Krisis tenaga kesehatan di Kotim bukan hanya persoalan kuantitas, tetapi juga distribusi yang tidak merata.

Masih banyak tenaga medis yang cenderung memilih bertugas di perkotaan atau fasilitas kesehatan dengan sarana yang lebih lengkap, membuat daerah-daerah pelosok makin kekurangan layanan kesehatan.

Jika situasi ini terus dibiarkan, kesenjangan akses layanan medis bagi masyarakat terpencil akan semakin melebar.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur pun menegaskan komitmennya untuk terus mendesak pemerintah pusat agar proses rekrutmen dan penempatan CPNS di bidang kesehatan bisa segera dipercepat.

Langkah ini dianggap sebagai solusi jangka pendek untuk mengisi kekosongan formasi sekaligus meningkatkan kualitas layanan kesehatan dasar.

Harapannya, dengan adanya formasi CPNS 2025, Kotim dapat menarik minat tenaga kesehatan yang tidak hanya kompeten, tetapi juga memiliki dedikasi tinggi untuk melayani masyarakat pedalaman.

Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dinilai krusial agar masalah ini tidak berlarut-larut dan berdampak lebih luas pada kesehatan masyarakat.***

Editor : Eli Kustiyawati
#asn #cpns #formasi #Kabupaten Kotawaringin Timur