RADAR BOGOR – Pemerintah kembali menyalurkan sejumlah bantuan sosial (bansos) strategis sepanjang tanggal 1 hingga 17 Agustus 2025 menjelang Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Setidaknya ada lima jenis bansos yang akan dicairkan selama rentang waktu ini. Berikut penjelasannya:
1. Program Indonesia Pintar (PIP) Resmi Dicairkan Lewat Bank Penyalur Resmi
Pemerintah melalui Kemendikbudristek telah menyalurkan dana PIP ke rekening siswa penerima, yang dapat dicairkan melalui bank penyalur resmi seperti Bank BRI dan BNI.
Jumlah bantuan bervariasi: siswa SD menerima Rp450.000, SMP Rp750.000, dan SMA/SMK Rp1.000.000 per tahun.
Pencairan dilakukan bertahap, dan penerima dapat mengecek status bantuan melalui laman resmi pip.kemdikbud.go.id.
Dengan bantuan ini, siswa diharapkan dapat terus melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya perlengkapan sekolah, transportasi, maupun keperluan lainnya.
2. ATENSI YAPI: Bantuan untuk Yatim Piatu, Disabilitas, dan Lansia
Bantuan ini merupakan bagian dari program Kemensos yang ditujukan kepada anak yatim piatu, penyandang disabilitas, lansia terlantar, serta individu yang tidak memiliki pengasuhan memadai.
Penyaluran dilakukan melalui balai Kemensos dan dinas sosial kabupaten/kota, dengan mekanisme berdasarkan hasil asesmen sosial yang dilakukan oleh pekerja sosial.
Bantuan dapat berbentuk uang tunai, alat bantu disabilitas, perlengkapan sekolah, nutrisi, atau kebutuhan dasar lainnya.
3. BLT Dana Desa Mulai Disalurkan di Banyak Wilayah Perdesaan
Bantuan ketiga yang mulai disalurkan antara 1 hingga 17 Agustus adalah Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.
BLT ini diberikan kepada warga miskin yang tinggal di desa dan terdampak krisis ekonomi, kehilangan pekerjaan, atau memiliki penghasilan tidak tetap.
Penerima BLT ditetapkan melalui musyawarah desa, dan daftar penerima diperbarui secara berkala berdasarkan kondisi terkini.
Bantuan yang diterima sebesar Rp300.000 per bulan dan disalurkan langsung oleh pemerintah desa.
Agustus ini menjadi bulan pencairan tahap berikutnya, sesuai jadwal transfer dana desa dari pusat.
4. PKH Tahap 3 Masih dalam Proses Verifikasi, Dijadwalkan Cair Agustus
Bantuan keempat adalah Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 yang kini sudah memasuki proses verifikasi dan validasi data penerima.
PKH tahap 3 mencakup pencairan komponen bantuan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial bagi ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas.
Penerima hanya akan mendapatkan bantuan apabila status kepesertaan mereka di DTSEN masih aktif dan data tervalidasi di lapangan.
Verifikasi dilakukan oleh pendamping PKH dengan cara survei langsung ke rumah KPM (Keluarga Penerima Manfaat), termasuk pencocokan identitas, kondisi keluarga, serta keberadaan fisik penerima.
Jadwal pencairan ditargetkan berlangsung serentak pada bulan Agustus, tergantung wilayah masing-masing. KPM yang telah lolos proses verval akan menerima dana langsung melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
5. BPNT Tahap 3 Juga Masih dalam Tahap Verval, Cair Bersamaan dengan PKH
Bersamaan dengan PKH, bantuan BPNT (Bantuan Pangan Non-Tunai) tahap 3 juga tengah melalui tahap verifikasi dan validasi oleh petugas.
BPNT disalurkan kepada keluarga prasejahtera dalam bentuk saldo elektronik senilai Rp200.000 per bulan, yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong mitra Kemensos.
Karena pencairannya dilakukan untuk tiga bulan sekaligus, KPM berhak menerima Rp600.000 selama periode Juli–September 2025.
BPNT tahap 3 dijadwalkan cair serentak di bulan Agustus, mengikuti status SP2D yang telah diterbitkan sejak akhir Juli.***
Editor : Eli Kustiyawati