RADAR BOGOR - Pemerintah terus berupaya mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk keluarga penerima manfaat (KPM).
Mulai 1 hingga 11 Agustus 2025, Kementerian Sosial membuka kembali akses bagi masyarakat untuk mendaftarkan diri sebagai calon KPM penerima bansos.
Kesempatan ini diperuntukkan bagi warga yang belum pernah jadi KPM, atau menerima bansos pemerintah.
Pengajuan calon KPM bisa melalui aplikasi Cek Bansos.
Bagi yang mendaftar, penting untuk diperhatikan bahwa mulai 1 Agustus akan dilakukan survei lapangan atau ground check untuk memvalidasi kelayakan calon penerima.
Survei ini bertujuan untuk memastikan bantuan disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan, terutama yang masuk dalam desil 1 hingga 5.
Pencairan bansos tahap 3 sudah dinantikan banyak KPM. Meskipun periode Juli hingga September sudah dimulai, fokus utama Kemensos saat ini masih menyelesaikan penyaluran bansos tahap 2.
Penyaluran tahap 2 diperpanjang karena masih banyak KPM yang belum menerima bantuan, baik melalui kartu KKS maupun dari PT Pos Indonesia.
Pencairan tahap 3 baru akan dimulai setelah ada instruksi resmi dari Kemensos untuk "cut-off" tahap 2.
"Cut-off" adalah batas waktu bagi KPM untuk mencairkan dana bansos sebelum dikembalikan ke kas negara. Hingga saat ini, belum ada tanggal pasti kapan instruksi tersebut akan dikeluarkan.
Namun, diperkirakan penyaluran tahap 3 akan segera diproses setelah tahap 2 selesai sepenuhnya.
Ada kabar baik dari Menteri Sosial Syaifulah Yusuf yang menyatakan dari 3,6 juta KPM yang sebelumnya mencairkan bansos melalui PT Pos dan sedang menjalani proses buka rekening kolektif (burekol), kini 1,6 juta KPM telah berhasil diselesaikan.
Sejalan dengan kabar tersebut, distribusi kartu KKS dan buku tabungan baru akan segera dilakukan di beberapa wilayah.
Berikut adalah beberapa wilayah yang terkonfirmasi akan memulai distribusi:
Jawa Barat: Kabupaten Cianjur, Sumedang, Tasik, dan sebagian Sukabumi.
Jawa Tengah: Kendal, Semarang, dan Blora.
Sumatera: Jambi, Bengkulu, dan Batam.
Wilayah Lain: Lombok Timur (21 kecamatan), Makassar, Palu, dan sebagian Samarinda.
Bagi KPM bansos di wilayah-wilayah tersebut, diharapkan dapat bersiap menerima kartu KKS baru yang akan memudahkan dalam mencairkan bansos ke depannya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga