RADAR BOGOR - Kementerian Sosial kembali mempercepat penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk bulan Agustus 2025. Seperti PKH, BPNT, BLT dan lainnya.
Tiga jenis bansos utama seperti PKH, BPNT dan BLT dipastikan akan dicairkan secara bertahap, dengan sistem pencairan langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) milik penerima manfaat.
Proses distribusi bansos PKH BPNT dan BLT diproyeksikan berlangsung mulai pekan ketiga hingga minggu keempat bulan Agustus 2025, dengan kemungkinan paling lambat cair pada awal September. Berikut daftar lengkap ketiga bansos tersebut:
1. Program Keluarga Harapan (PKH) Tahap 3
PKH menjadi bansos pertama yang siap disalurkan di bulan ini. Tahap ketiga dari bantuan ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam DTSEN.
Kementerian Sosial telah menegaskan bahwa pencairan PKH tahap 3 akan dipercepat dibandingkan jadwal reguler, antara pekan ketiga hingga akhir bulan Agustus 2025.
Namun jika ada kendala teknis, proses distribusi kemungkinan mundur ke awal September.
PKH disalurkan langsung melalui rekening KKS masing-masing penerima di bank-bank Himbara seperti BRI, BNI, BTN, dan Mandiri.
Sejumlah penerima yang belum memiliki rekening KKS dan masih menerima bantuan secara tunai kemungkinan akan difasilitasi lewat mekanisme pembukaan rekening kolektif (BUREKOL) yang masih berlangsung hingga kini.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Tahap 3
Bantuan ini kembali disalurkan pada tahap ketiga.
Pemerintah menyampaikan bahwa skema penyaluran tahun ini berpotensi dilakukan per bulan selama 12 bulan penuh.
Walau jadwal pastinya belum diumumkan secara resmi, pencairan bantuan ini diperkirakan akan berlangsung bersamaan dengan PKH tahap 3, yaitu sekitar minggu ketiga hingga akhir Agustus, atau paling lambat pada awal September.
Bantuan BPNT tahap ini akan disalurkan secara non tunai ke rekening KKS dan digunakan untuk pembelian bahan pangan pokok di e-warong mitra pemerintah.
Penerima diharapkan memantau saldo KKS masing-masing secara berkala karena hingga awal Agustus 2025, saldo masih menunjukkan angka nol, menandakan proses masih dalam tahap verifikasi dan validasi.
3. Bantuan Langsung Tunai (BLT) BBM 2025
BLT BBM menjadi bansos ketiga yang akan segera dirilis dalam waktu dekat.
Meski belum diumumkan secara resmi oleh Kementerian Sosial, kabar di lapangan menyebut bahwa program ini sudah mencapai tahap finalisasi dengan kesiapan informasi mencapai 90 persen.
BLT BBM 2025 menyasar KPM yang sebelumnya menerima PKH dan BPNT.
Salah satu perubahan signifikan dalam mekanisme penyaluran BLT BBM adalah mewajibkan penerima yang sebelumnya mendapat bantuan lewat PT Pos Indonesia untuk membuka rekening bank terlebih dahulu.
Dengan demikian, para KPM akan diarahkan untuk memiliki rekening dan kartu ATM pribadi.
Di sisi lain, penerima bantuan pangan seperti beras yang sebelumnya belum memiliki rekening bank, diperkirakan akan difasilitasi dengan pembukaan rekening baru.
BLT BBM 2025 diprediksi akan mulai cair dalam kurun waktu yang bersamaan dengan PKH dan BPNT tahap 3, dan penyalurannya juga melalui kartu KKS.
Selain bansos non tunai yang cair lewat KKS, pemerintah juga menjadwalkan pencairan tiga bantuan langsung tunai (BLT) pada hari Selasa, 5 Agustus 2025.
Ketiga bantuan ini menyasar kelompok berbeda dan dicairkan secara tunai sebagai bentuk percepatan perlindungan sosial:
a. Program Indonesia Pintar (PIP) 2025
Bantuan pendidikan untuk siswa SD, SMP, dan SMA ini akan kembali disalurkan secara bertahap ke rekening masing-masing siswa penerima. Pencairan dilakukan lewat bank penyalur resmi seperti BRI dan BNI, tergantung wilayah.
b. PKH Plus Tambahan Rp500 Ribu untuk Lansia di Jawa Timur
Pemerintah Provinsi Jawa Timur menginisiasi program PKH Plus dengan memberikan tambahan bantuan sebesar Rp500 ribu yang ditujukan khusus bagi lansia berusia 70 tahun ke atas.
Penyaluran dilakukan melalui pendamping sosial dan hanya berlaku untuk penerima manfaat di wilayah Jawa Timur.
c. PKH BPNT Susulan Lewat PT Pos Indonesia
Untuk beberapa wilayah yang belum sempat menerima pencairan sebelumnya, bantuan PKH dan BPNT tahap sebelumnya akan disalurkan secara susulan melalui PT Pos Indonesia.
Penerima dapat mengambil langsung di kantor pos sesuai jadwal undangan resmi yang dibagikan.
Hingga awal Agustus ini, banyak penerima PKH dan BPNT yang masih belum melihat saldo masuk di KKS.
Hal ini disebabkan masih berlangsungnya proses verifikasi dan validasi data di tingkat daerah.
Penerima disarankan untuk secara berkala memeriksa saldo di mesin EDC e-warong atau ATM, serta mengikuti perkembangan resmi dari pendamping sosial atau aparat desa setempat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga