RADAR BOGOR — Guru bukan ASN dan juga pendidik PAUD non formal akhirnya bakal mendapatkan insentif tahun ini.
Informasi insentif guru bukan ASN ini disampaikan melalui platform Info GTK, tempat di mana para guru bisa mengecek status mereka sebagai penerima bantuan.
Jika saat login ke akun Info GTK muncul notifikasi “Selamat, Anda terdaftar sebagai penerima bantuan insentif tahun 2025”, maka itu pertanda bahwa guru bukan ASN bersangkutan sudah ditetapkan sebagai penerima resmi oleh pemerintah.
Selanjutnya, SK penetapan dan data rekening secara kolektif akan tersedia dalam sistem.
Berikutnya, harus melakukan aktivasi rekening kalian, untuk mencairkan dana.
Akun bank tersebut sudah disiapkan oleh pemerintah di bank mitra, dan aktivasi harus dilakukan sebelum 30 Januari 2026.
Sebab jika tidak diambil, maka uangnya akan masuk ke kas negara.
Besaran bantuan yang diberikan adalah:
• Rp2.100.000 untuk guru non ASN
• Rp600.000 untuk pendidik PAUD nonformal
Untuk mengecek nomor rekening yang dibuatkan pemerintah, pengguna bisa membuka tab "Tunjangan" di Info GTK.
Di sana akan tertulis nama bank, nomor rekening, nama penerima, dan nominal bantuan.
Syarat aktivasi rekening di bank:
• KTP asli dan fotokopi
• NPWP (jika ada)
• Salinan Info GTK atau SK penerima bantuan
• Surat keterangan aktif mengajar
• Formulir SPTJM yang sudah diisi dan ditempel materai Rp10.000
Beberapa guru penerima bantuan sudah mulai melakukan aktivasi dan dilayani langsung oleh pihak bank.
Meskipun dana belum langsung masuk, pihak bank menjamin uang bantuan akan otomatis ditransfer ke rekening setelah proses pencairan selesai.
Kalian pun bisa melihat langsung melalui aplikasi yang disediakan, salah satunya BRImo (untuk pengguna BRI), atau dengan mengecek langsung ke kantor cabang bank yang ditunjuk.
Program bantuan ini adalah bentuk penghargaan negara atas dedikasi guru non ASN dan pendidik PAUD yang telah memberikan kontribusi besar meski di tengah keterbatasan.
Pemerintah berharap dana ini bisa membantu meringankan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga