RADAR BOGOR – Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menyampaikan kabar gembira terkait percepatan penyaluran bantuan sosial (bansos).
Proses verifikasi dan validasi data terus dilakukan untuk memastikan bansos tersalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
Berikut adalah informasi terkini mengenai pencairan bansos PKH dan BPNT tahap ketiga.
Kemensos terus berupaya menyelesaikan pembukaan rekening kolektif atau burekol bagi 3,6 juta KPM, baik yang baru maupun yang mengalami migrasi dari PT Pos Indonesia ke bank Himbara (BRI, BNI, Mandiri, BSI).
Dari total 3,6 juta KPM yang ditargetkan, sebanyak 1,6 juta KPM telah berhasil menyelesaikan proses burekol. Dua juta KPM sisanya masih dalam tahap pemrosesan.
Pemerintah menargetkan penyelesaian burekol ini dalam beberapa minggu ke depan.
Setelah proses burekol selesai, KPM akan menerima kartu KKS dan bisa mencairkan bantuan mereka.
Proses ini dilakukan untuk memastikan penyaluran bansos di masa mendatang akan lebih cepat, efisien, dan langsung ditransfer ke rekening masing-masing KPM.
Meskipun pencairan tahap ketiga belum dimulai, Kemensos saat ini sedang memfokuskan penyaluran bansos kepada dua kelompok KPM:
• KPM peralihan: KPM yang sebelumnya menerima bansos melalui PT Pos Indonesia dan kini beralih menggunakan kartu KKS bank Himbara.
• KPM baru: KPM yang baru divalidasi dan terverifikasi masuk ke dalam kategori kelompok miskin.
Penyaluran ini merupakan bagian dari penyelesaian bansos tahap kedua (April–Juni 2025) yang belum tersalurkan sepenuhnya.
Meskipun pencairan PKH dan BPNT tahap ketiga belum dimulai, Kemensos telah mengambil langkah-langkah persiapan untuk penetapan calon penerima.
Kemensos menugaskan pendamping sosial PKH untuk melakukan verifikasi data langsung di lapangan (ground check).
Tugas ini bertujuan untuk memastikan kelayakan dan ketepatan sasaran penerima manfaat, terutama bagi mereka yang diajukan oleh masyarakat dan Dinas Sosial.
Data hasil verifikasi ini akan menjadi dasar penetapan penerima bansos pada triwulan ketiga (Juli–September).
KPM lama yang masih dinyatakan layak akan ditetapkan kembali sebagai penerima bansos.
Pengecekan di aplikasi SIKS-NG menunjukkan beberapa bansos sudah mulai menunjukkan progres untuk tahap ketiga:
• Bansos Atensi API (Anak Yatim Piatu): Periode salur sudah diperbarui ke Juli–September 2025 dengan status berhasil cek rekening.
• Bansos PBI JKN: Status keterangan PBI JKN sudah diperbarui menjadi Juli 2025 dengan status PBI aktif, berhasil didaftarkan kembali.
Namun, untuk PKH dan BPNT, status di SIKS-NG masih menunjukkan periode salur tahap kedua.
Hal ini menunjukkan bahwa proses verifikasi dan validasi calon penerima untuk PKH dan BPNT masih terus berlangsung.
Anda dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui situs resmi Kemensos untuk memastikan apakah terdaftar sebagai penerima salah satu bansos atau lebih.***
Editor : Eli Kustiyawati