Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Romo Syafii Blusukan ke Pesantren! Santri Al-Amanah Sidoarjo Ikut Cek Kesehatan Gratis Wakil Menteri Agama

Tegar Widya Utomo • Jumat, 8 Agustus 2025 | 04:05 WIB
Wakil Menteri Agama, Romo Syafii, pantau Cek Kesehatan Gratis di Pesantren Al-Amanah Sidoarjo
Wakil Menteri Agama, Romo Syafii, pantau Cek Kesehatan Gratis di Pesantren Al-Amanah Sidoarjo

RADAR BOGOR – Wakil Menteri Agama, Romo H. R. Muhammad Syafii, secara resmi memulai kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Al-Amanah, berlokasi di Junwangi, Krian, Kabupaten Sidoarjo, pada Senin, 4 Agustus 2025.

Dalam kunjungan tersebut, Romo Syafii menyampaikan bahwa pelaksanaan program ini berjalan cukup baik dan tertata.

Dikutip Radar Bogor dari kemenag.go.id pada 6 Agustus 2025, Romo Syafii menyoroti bahwa kegiatan ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak.

Oleh karena itu, keseluruhan proses, mulai dari awal acara hingga pemeriksaan, berlangsung dengan lancar.

Menurut Romo Syafii, keterlibatan para pemangku kepentingan, termasuk Dinas Kesehatan dan lembaga pendidikan, menjadi faktor penting dalam kesuksesan pelaksanaan CKG.

Ia juga menambahkan bahwa partisipasi aktif dari semua pihak telah menciptakan suasana yang kondusif bagi kelangsungan program.

Romo Syafii menilai penyelenggaraan CKG di Pesantren Al-Amanah sebagai contoh pelaksanaan program yang baik dan bisa dijadikan model untuk tempat lain.

Selama kunjungannya, Wakil Menteri Agama turut mengamati langsung jalannya pemeriksaan di berbagai pos pelayanan kesehatan.

Romo Syafii juga menyempatkan diri berbincang dengan para tenaga medis yang bertugas untuk mengetahui hasil pemeriksaan secara langsung.

Dari pengamatannya, ia merasa senang karena hasil cek kesehatan para santri secara umum menunjukkan kondisi yang baik dan tidak mengkhawatirkan.

Menurutnya, semua parameter pemeriksaan, seperti tekanan darah, kadar gula, kesehatan mata, telinga, hingga gigi, masih berada dalam batas normal yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.

Ia menduga bahwa pola hidup yang terjaga di lingkungan pesantren berkontribusi besar terhadap kesehatan para santri.

Kebiasaan beribadah secara teratur, termasuk salat dan membaca Al-Qur’an, serta konsumsi makanan yang relatif sehat dan dimasak sendiri di lingkungan pondok, dinilai menjadi faktor pendukung terciptanya kondisi tubuh yang bugar.

Sejalan dengan penilaian Wakil Menteri Agama, tenaga medis yang bertugas di lokasi juga menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan para santri menunjukkan mayoritas dalam keadaan sehat.

Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mencakup beberapa aspek penting seperti tekanan darah, kadar gula darah, penglihatan, pendengaran, serta kesehatan gigi dan mulut.

Sampai saat ini, belum ditemukan kondisi kesehatan santri yang perlu penanganan khusus.

Dalam wawancara selanjutnya, Romo Syafii menyampaikan harapannya bahwa program Cek Kesehatan Gratis ini dapat menjadi salah satu program pemerintah yang paling berhasil.

Ia mengungkapkan optimisme tersebut karena melihat antusiasme tinggi dari masyarakat dan lembaga pendidikan.

Selain itu, dukungan dari berbagai sektor, seperti pemerintah daerah, dinas terkait, serta pihak sekolah dan madrasah, menjadi fondasi kuat untuk keberhasilan program ini di masa mendatang.

Bahkan, menurutnya, sudah ada sejumlah lembaga pendidikan yang menyatakan minat untuk turut serta dalam pelaksanaan CKG karena merasa belum mendapatkan kesempatan.

Hal ini menjadi indikasi bahwa program ini diterima dengan baik oleh masyarakat dan berpotensi untuk diperluas cakupannya.

Romo Syafii juga menyampaikan bahwa semangat kolaboratif yang ditunjukkan dalam pelaksanaan program CKG sebaiknya dijadikan contoh untuk program-program lain.

Ia menyebutkan program Makan Bergizi Gratis sebagai salah satu inisiatif pemerintah yang dapat mengambil pelajaran dari pendekatan CKG.

Ia percaya bahwa jika kolaborasi lintas sektor bisa terus ditingkatkan, maka program-program pemerintah dalam bidang kesehatan dan pendidikan akan semakin berhasil dan memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.***

Editor : Eli Kustiyawati
#cek kesehatan gratis #Kabupaten sidoarjo #romo syafii #menteri agama