Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Soal Banjir di Kabupaten Tasikmalaya, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Minta Investigasi

Robecca Sesaria • Jumat, 8 Agustus 2025 | 13:02 WIB
Dedi Mulyadi saat menyampaikan keprihatinan dan tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi banjir di Kabupaten Tasikmalaya
Dedi Mulyadi saat menyampaikan keprihatinan dan tindakan yang akan dilakukan untuk mengatasi banjir di Kabupaten Tasikmalaya

RADAR BOGOR – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta penyelidikan menyeluruh terhadap banjir yang menimpa Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.

Meskipun banjir tersebut surut dengan cepat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa investigasi mendalam sangat penting untuk mencegah bencana di masa mendatang.

Melalui unggahan di Instagram pribadinya, @dedimulyadi71, mantan Bupati Purwakarta ini menyatakan bahwa tim dari PSDA (Pengelolaan Sumber Daya Air) dan Dinas Perumahan dan Permukiman akan segera dikirim ke lokasi.

Tim ini bertugas mengidentifikasi penyebab utama banjir yang terjadi akibat meluapnya sungai.

Selain itu, Dedi Mulyadi merinci tiga tindakan lain yang akan dikerjakan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat di daerah yang terkena banjir.

“Saya melakukan tiga hal ya di sana,” ucap Dedi Mulyadi.

Tiga hal yang dimaksud di antaranya:

1. Kondisi Sungai dan Drainase

Tim akan memeriksa apakah ada pendangkalan atau penyempitan sungai.

Mereka juga akan menelusuri drainase di sekitar area Kota Tasikmalaya yang lebih tinggi untuk melihat apakah ada sumbatan sampah atau bangunan baru yang menutup saluran air.

2. Kerusakan di Hulu Sungai

Baca Juga: Momen Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Temui Jajaran PT Pertamina Persero Depo Cikampek untuk Membebaskan 170 Rumah

Dedi Mulyadi juga menyoroti kemungkinan kerusakan lingkungan di hulu sungai.

Investigasi akan dilakukan untuk mengetahui apakah ada perubahan fungsi lahan dari kawasan hijau menjadi permukiman.

Selain itu, mereka akan memeriksa apakah ada aktivitas tambang yang menyebabkan peningkatan sedimentasi.

3. Tata Ruang Wilayah

Dedi Mulyadi menekankan perlunya evaluasi tata ruang di Kabupaten Tasikmalaya.

Jika tata ruang yang ada terbukti memicu bencana, ia berharap pemerintah daerah segera melakukan perubahan.

Ia pun berharap Bupati Tasikmalaya dapat segera berkoordinasi dengan tim dari Provinsi Jawa Barat.

“Banjirnya sudah tidak ada karena hanya lewat sebentar, tetapi dipastikan bahwa tata ruangnya sudah baik atau tidak.

Kalau tata ruangnya menimbulkan kegelisahan bagi warga, menimbulkan problem bagi bencana, segera berubah tata ruang,” tegas Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Di akhir pesannya, Dedi Mulyadi mengajak seluruh warga Kabupaten Tasikmalaya untuk bersama-sama menjaga lingkungan, seperti menghijaukan kembali gunung, merawat sungai, rutin membersihkan drainase, dan menghindari pembangunan di kawasan hijau.

Ia menutup pesannya dengan ajakan untuk belajar dari setiap musibah, karena menurutnya, bencana adalah akibat dari kesalahan manusia dalam mengelola alam.***

Editor : Eli Kustiyawati
#dedi mulyadi #tasikmalaya #gubernur jawa barat #banjir