RADAR BOGOR - Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) akan segera menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru yang diterbitkan oleh Bank BNI.
Penerbitan KKS baru untuk KPM PKH dan BPNT menjadi bagian dari rangkaian penyaluran bantuan sosial tahun 2025, yang saat ini tengah melalui proses verifikasi dan validasi data.
Berikut penjelasan lengkapnya soal KPM PKH dan BPNT soal penerimaan KKS.
1. Wilayah dan Jumlah Penerima Kartu KKS
Jumlah KPM yang akan mendapatkan KKS baru tercatat sebanyak 105.501, terdiri dari penerima program PKH dan BPNT.
Rinciannya, untuk PKH penerimanya sebanyak 46.022 KPM. Sedangkan untuk BPNT ada sebanyak 59.479 KPM.
Kartu KKS ini akan di bagikan di wilayah Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur.
KKS juga akan menjadi sarana resmi pencairan bantuan tunai sesuai ketentuan pemerintah dan bank penyalur.
Adapun Wilayah lainnya yaitu Desa Sojomerto untuk penyaluran KKS dari bank Mandiri.
Warga disarankan membawa APR atau sejenis formulir pembukaan rekening, surat kuasa mandiri, fotokopi KK dan KTP, dan KTP asli.
Wilayah lainnya yaitu Meunasah Blang akan membagikan kartu KKS pada tanggal 19 Agustus 2025
2. Alasan Penerbitan KKS Baru
KKS baru disalurkan kepada KPM yang belum pernah memiliki kartu, mengalami perubahan bank penyalur, atau kartu lamanya rusak maupun hilang.
Dengan adanya kartu baru, diharapkan tidak ada lagi kendala teknis saat pencairan bantuan berlangsung.
3. Update Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 3
Menurut data aplikasi SIKS-NG, penyaluran bantuan tahap 3 yang seharusnya berlangsung pada periode Juli hingga September 2025, saat ini masih proses verifikasi dan validasi sedang dijalankan untuk memastikan data sesuai kriteria.
Nominal bantuan bervariasi antara Rp300.000 hingga Rp900.000, tergantung kategori penerima.
4. Proses Distribusi KKS
KKS baru akan diserahkan kepada penerima melalui undangan resmi yang dikirimkan oleh pihak bank atau pemerintah daerah.
Saat pengambilan, penerima wajib membawa identitas diri seperti KTP dan Kartu Keluarga.
Usai kartu diterima, dana bantuan akan langsung dikreditkan ke rekening sesuai jadwal pencairan yang ditetapkan.
5. Realisasi Bansos Atensi YAPI
Hinggal tanggal 30 Juni 2025, Realisasi Bansos Atensi YAPI mencapai 58,15 persen dari pagu atau tersalur pada 134.718 KPM dengan nominal Rp354.09 Miliar.
Berdasarkan data di SIKS-NG, penyaluran bansos Atensi YAPI tercatat berlangsung pada periode Juli hingga September 2025.
6. Imbauan untuk Penerima
Pemerintah mengingatkan KPM untuk rutin mengecek status pencairan melalui aplikasi SIKS-NG atau berkoordinasi dengan pendamping sosial.
Penerima juga diminta waspada terhadap modus penipuan yang mengatasnamakan petugas bansos, karena distribusi KKS hanya dilakukan melalui jalur resmi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga