RADAR BOGOR – Kabar gembira datang untuk para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bansos PKH dan BPNT di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur.
Sebanyak 105.501 KPM bansos akan menerima Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dan buku tabungan baru dari Bank BNI.
Distribusi ini merupakan bagian dari program BUREKOL (buka rekening kolektif) yang tengah digalakkan oleh pemerintah.
Proses burekol ini menindaklanjuti program penyaluran bantuan sosial dari PT Pos Indonesia ke rekening KKS.
Dengan KKS baru, KPM dapat mencairkan dana bantuan secara lebih mandiri. Rincian KPM yang akan menerima kartu baru di Banyuwangi adalah 46.022 KPM PKH dan 59.479 KPM BPNT.
Para KPM diimbau untuk selalu menyimpan KKS dan buku tabungannya secara mandiri, serta tidak meminjamkannya kepada orang lain guna menghindari penyalahgunaan dana bantuan.
Selain kabar pencairan di Banyuwangi, ada beberapa pembaruan status bansos lain yang perlu diketahui:
Bansos Atensi Yatim Piatu (YAPI) – Hingga pertengahan 2025, realisasi penyaluran bansos Atensi YAPI telah mencapai 58,15%.
Bantuan ini diberikan kepada 134.718 anak yatim piatu di bawah 18 tahun dari keluarga miskin. Anggaran yang telah disalurkan sekitar Rp354,9 miliar.
Hingga saat ini, status bansos PKH dan BPNT tahap 3 alokasi Juli–September 2025 di SIKS-NG masih belum menunjukkan adanya pergerakan, baik itu dalam penentuan KPM, evaluasi komponen, maupun final closing.
KPM yang telah menerima bantuan tahap 2 diimbau untuk bersabar dan terus berdoa agar tetap terdaftar sebagai penerima di tahap berikutnya.
Pemerintah akan terus melakukan pemutakhiran data di setiap tahapnya. Hal ini berarti ada kemungkinan nama KPM yang sebelumnya menerima bantuan akan dihapus atau, sebaliknya, ada nama baru yang ditambahkan.
Untuk KPM yang masuk dalam skema burekol, beberapa daerah sudah mulai menjadwalkan pembagian buku tabungan dan KKS baru.
Undangan resmi biasanya mencantumkan persyaratan yang harus dibawa, seperti fotokopi dan KTP asli, fotokopi KK, serta dokumen formulir pembukaan rekening.
Jika Anda belum menerima undangan, mohon bersabar karena proses distribusi bansos akan dilakukan secara bertahap.***
Editor : Eli Kustiyawati