Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Percepatan Penyaluran Bansos BPNT dan PKH: Transformasi Digital untuk Penyaluran yang Lebih Efektif

Ira Yulia Erfina • Kamis, 14 Agustus 2025 | 22:16 WIB
Ilustrasi penyaluran KKS Mandiri di Pesawaran.
Ilustrasi penyaluran KKS Mandiri di Pesawaran.

RADAR BOGOR - Distribusi bantuan sosial (bansos) gencar didistribusikan Kementerian Sosial bersama Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Terutama bagi penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH), distribusinya telah dimulai pada pertengahan Agustus 2025.

Langkah tersebut bertujuan untuk memastikan bantuan bisa sampai ke tangan penerima secara lebih cepat, tepat, dan transparan.

Menteri Sosial RI Syaifulah Yusuf (Gus Ipul), mengumumkan kesepakatan antara Kemensos dan Himbara untuk mempercepat proses pembukaan rekening kolektif.

Inisiatif ini merupakan upaya untuk meningkatkan efektivitas penyaluran bansos, memastikan bantuan langsung menyasar target yang berhak.

Peran Krusial Bank Mandiri dalam Transformasi Digital Bansos

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Bank Mandiri mengambil peran dengan mendistribusikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru.

Kartu ini ditujukan bagi para penerima yang datanya dialihkan dari sistem PT Pos Indonesia ke sistem perbankan Bank Mandiri.

Pengalihan ini menjadi bagian dari transformasi digital penyaluran bansos yang diharapkan bisa meningkatkan efisiensi dan transparansi.

Sementara itu sampai 14 Agustus 2025, Bank Mandiri telah mencatat kemajuan besar dalam pelaksanaan pembukaan rekening secara kolektif, yaitu:

a. Penerima Manfaat: Sebanyak 456.713 penerima dari total 1,6 juta penerima telah selesai diproses.

b. Waktu Pelaksanaan: Penyaluran kartu oleh Bank Mandiri dimulai pada awal Agustus 2025 dan direncanakan rampung pada 11 Agustus 2025.

Penyaluran kartu KKS Bank Mandiri kini telah menjangkau 115 kabupaten dan kota di berbagai wilayah Indonesia, seperti Jember, Jepara, dan Kebumen.

Pembukaan rekening secara kolektif dalam skala besar ini dilakukan karena dua alasan utama:

a. Transfer Data: Informasi penerima bantuan dipindahkan dari PT Pos Indonesia ke bank-bank anggota Himbara.

b. Pembaruan Data: Diperlukan pembaruan data penerima berdasarkan hasil pengecekan di lapangan.

Transformasi ini diharapkan dapat menjadi solusi efektif untuk memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan lebih lancar dan tepat sasaran di masa mendatang.

 

Editor : Eka Rahmawati
#bpnt #bansos #pkh