RADAR BOGOR - Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, mengumumkan pencairan bantuan sosial untuk periode ketiga akan segera dilaksanakan.
Hal ini menjadi berkah menjelang perayaan HUT RI ke-80, di mana sebanyak 18 juta lebih KPM BPNT dan 9 juta KPM PKH akan menerima bantuan.
Fokus utama saat ini adalah percepatan penyaluran bansos, terutama untuk BPNT tahap 3.
Berdasarkan informasi yang beredar, pencairan BPNT tahap 3 mulai terindikasi di salah satu bank penyalur, yaitu Bank Mandiri.
Saldo senilai Rp600.000 sudah mulai masuk ke rekening KPM secara bertahap. Saldo ini merupakan alokasi untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Juli, Agustus, dan September.
Kabar ini juga didukung oleh percepatan proses penyaluran yang dilakukan oleh Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), termasuk Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI.
Kemensos dan Himbara sepakat untuk mempercepat proses buka rekening kolektif (bu rekol) bagi KPM yang baru.
Langkah ini diambil untuk mengatasi kendala yang sering terjadi dan memastikan penyaluran bansos lebih efektif serta tepat sasaran.
Menurut Gus Ipul, setiap tiga bulan selalu ada penambahan KPM baru yang memerlukan pembukaan rekening. Proses ini kini dipermudah dengan pengiriman data secara bertahap.
Adapun proses burekol saat ini terfokus pada:
- Pengalihan KPM dari PT Pos Indonesia ke kartu KKS Himbara. Tercatat sebanyak 456.713 KPM telah berhasil dialihkan dari total 1,6 juta KPM yang sedang dalam proses.
- Pembukaan rekening untuk KPM baru berdasarkan hasil pemutakhiran data dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan ground check di lapangan.
- Distribusi kartu KKS Bank Mandiri, misalnya, telah menjangkau 115 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia dan dijadwalkan selesai lebih cepat dari bank lainnya.
Hal ini diharapkan bisa mempercepat penyaluran bansos secara keseluruhan.
Pemerintah berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan efisiensi dalam penyaluran bansos, memastikan dana sampai kepada yang berhak.***
Editor : Eli Kustiyawati