RADAR BOGOR - Pemerintah akhirnya memastikan jadwal pencairan bantuan sosial (bansos) tahap ketiga tahun 2025 untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT).
Namun, kabar gembira penyaluran bansos PKH dan BPNT ini juga dibarengi dengan kabar yang kurang menyenangkan.
Ribuan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berpotensi dicoret dari daftar penerima bansos PKH BPNT akibat pemutakhiran data terbaru yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS).
Baca Juga: Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Berikan Bonus untuk Petugas Paskibraka Provinsi Jabar, Nilai Setara Harga Mobil Daihatsu Ayla
Selain itu, masih ada sekitar 3,6 juta KPM Burkol yang menghadapi kendala teknis.
Proses masih berlangsung dan beberapa juga sudah ada yang menerima.
Di beberapa daerah, terutama yang sebelumnya menyalurkan bantuan melalui pos, peralihan ke sistem KKS membuat proses pencairan lebih lama.
Baca Juga: Cobain Bolu Ketan Hitam Keju Lumer yang Enak Ini Yuk, Dijamin Lidah Tak Bisa Berhenti Mengunyah, Buruan ke Bolu Kukus Bogor!
Kemensos Imbau KPM Tidak Panik
Hingga 18 Agustus 2025, saldo kartu KKS masih kosong.
Kemensos meminta masyarakat untuk tidak panik atau bolak-balik mengecek saldo di ATM.
Dengan sistem pemutakhiran data ini, pemerintah berharap bantuan sosial bisa lebih tepat sasaran, sehingga benar-benar membantu keluarga miskin ekstrem yang paling membutuhkan.