Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

KPM Bansos Wajib Simak, Begini Penjelasan DTSEN, Status SPM, dan KKS dalam Penyaluran Bantuan PKH BPNT Tahap 3

Khairunnisa RB • Kamis, 21 Agustus 2025 | 07:54 WIB
KPM antre bansos PKH dan BPNT
KPM antre bansos PKH dan BPNT

RADAR BOGOR – Kabar terbaru mengenai bantuan sosial (bansos) kembali hadir.

Informasi ini sangat penting bagi masyarakat, khususnya mereka yang menantikan pencairan bansos tahap kedua maupun persiapan pencairan tahap ketiga tahun 2025.

Pengecekan DTSEN di SIKS-NG: Kunci Tahap 3

Kementerian Sosial RI telah merilis hasil rekapitulasi DTSEN untuk triwulan ketiga (Juli–September).

Data ini digunakan sebagai acuan dalam menentukan siapa yang berhak menerima bansos.

KPM yang masuk ke desil 1 sampai 5 dipastikan akan tetap menerima bantuan.

Sementara itu, keluarga yang masuk desil 6 sampai 10 dipastikan tidak lagi tercatat sebagai penerima.

Inilah sebabnya pengecekan desil menjadi langkah penting yang tidak boleh diabaikan, karena status ini menentukan apakah bansos masih bisa dicairkan atau tidak.

Mengapa Bansos Tahap 2 Belum Cair?

Banyak masyarakat mengeluhkan bansos tahap kedua belum masuk ke rekening mereka.

Berdasarkan pengecekan, ada tiga kondisi umum:

• Status SPM/SI → hanya tertunda, masih menunggu proses pencairan.

• Status exclude → tidak bisa dicairkan lagi.

• Status valid → menunggu verifikasi lebih lanjut dari Kemensos.

Pemerintah menegaskan bahwa data DTSEN terus diperbarui agar penyaluran bansos tepat sasaran, sehingga keterlambatan pencairan bisa terjadi akibat proses validasi data yang masih berlangsung.

Distribusi Buku Tabungan dan Kartu KKS di Berbagai Daerah

Selain pencairan bansos, kabar baik datang dari program distribusi buku tabungan dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru.

Distribusi ini ditujukan bagi KPM peralihan dari penyaluran via pos ke sistem KKS perbankan.

Wilayah yang sudah terjadwal dalam minggu ini di antaranya:

DKI Jakarta: Kepulauan Seribu.

Jawa Barat: Bogor, Cianjur, Garut, Subang, Ciamis, Pangandaran, dan lainnya.

Jawa Tengah: Cilacap, Kebumen, Grobogan, Blora, Brebes, hingga Kota Tegal.

DIY Yogyakarta: Gunung Kidul, Sleman.

Jawa Timur: Nganjuk, Bangkalan, Sumenep, Kediri, Kota Madiun.

Banten: Pandeglang, Lebak, Serang, Tangerang, Cilegon.

NTB–NTT: Lombok Barat hingga Kupang.

Kalimantan Barat: Sanggau hingga Melawi.

Melalui distribusi ini, diharapkan KPM dapat lebih mudah mengakses bantuan mereka melalui sistem perbankan yang lebih tertata.

Harapan dan Penutup

Bansos adalah bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat rentan.

Dengan adanya rekap DTSEN, pencairan bansos tahap ketiga diharapkan lebih tepat sasaran.

Bagi masyarakat yang masih menunggu pencairan tahap kedua, teruslah melakukan pengecekan data secara berkala melalui aplikasi resmi atau kantor dinas sosial.

Sementara itu, penerima baru yang mendapatkan KKS segera melakukan aktivasi agar pencairan bisa berjalan lancar.

Program bansos ini tidak hanya membantu meringankan beban ekonomi, tetapi juga menjadi bukti nyata hadirnya negara untuk kesejahteraan masyarakat.***

Editor : Eli Kustiyawati
#bansos #pencairan #DTSEN