Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pasca Gempa M4,9, BMKG Catat 13 Gempa Susulan Guncang Bekasi dan Karawang

Kholikul Ihsan • Kamis, 21 Agustus 2025 | 14:26 WIB

 

 

Pernyataan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari terkait Gempa susulan di Bekasi dan Karawang.
Pernyataan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari terkait Gempa susulan di Bekasi dan Karawang.
 
RADAR BOGOR - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memastikan tidak ada korban jiwa akibat gempa bumi dengan magnitudo M4,9 yang mengguncang wilayah tenggara Kabupaten Bekasi pada Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 19.54 WIB. 
 
Meskipun demikian, gempa M4,9 tersebut menimbulkan kerusakan pada puluhan rumah warga di lima kecamatan berbeda.
 
Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, dalam sebuah keterangan pers melalui akun Instagram @bnpb_indonesia Kamis, 21 Agustus 2025 menyampaikan bahwa tim reaksi cepat BNPB telah diterjunkan di lokasi untuk melakukan penyisiran dan pemetaan situasi pasca gempa. 
 
Baca Juga: Guncangan Gempa Bekasi Terasa hingga Kota Bogor, BPBD: Belum Ada Laporan Kerusakan
 
Berdasarkan data yang dihimpun tim di lapangan, gempa tersebut berdampak pada 26 rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang yang tersebar di sembilan desa di lima kecamatan, yaitu Telukjambe Barat, Tegalwaru, Klari, Pangkalan, dan Ciampel.
 
"Hingga pagi ini, BNPB tidak mendapat laporan adanya informasi korban jiwa, yang meninggal dunia ataupun yang luka-luka," ungkap Abdul Muhari. 
 
Muhari juga menambahkan bahwa BNPB akan terus melanjutkan kajian cepat untuk menginventarisasi dampak dari gempa ini.
 
Baca Juga: BPBD Kabupaten Bogor Imbau Warga Tetap Waspada Pasca Gempa Bekasi Magnitudo 4,9
 
Sementara itu, pihak Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat bahwa hingga pagi ini telah terjadi 13 kali gempa susulan, dengan kekuatan terbesar M3,9 dan terkecil M1,7.
 
Sebagai respons, BNPB mengimbau kepada warga terdampak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap adanya potensi gempa susulan. Namun, Muhari juga menekankan bahwa penting untuk tetap tenang dan tidak panik. 
 
Ia juga mengingatkan warga untuk selalu mencari informasi dari sumber resmi dan terpercaya, serta menghindari berita bohong (hoax) atau prediksi-prediksi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
 
Masyarakat yang merasa rumahnya terdampak gempa diminta untuk segera melapor kepada aparat desa atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat untuk mempermudah proses pendataan dan penanganan lebih lanjut.***
 

 

Editor : Eka Rahmawati
#bekasi #gempa #bmkg