RADAR BOGOR – Penyaluran bansos untuk PKH dan BPNT pada periode Juli hingga September 2025 menunjukkan perkembangan signifikan, meskipun sebagian penerima manfaat masih menunggu realisasi di lapangan.
Berdasarkan pantauan aplikasi SIKS-NG, sejumlah status pencairan kini sudah diperbarui, menandakan langkah pemerintah dalam menuntaskan distribusi tahap kedua sekaligus menyiapkan tahap ketiga.
1. Perkembangan Pencairan BPNT
Bagi penerima BPNT, aplikasi SIKS-NG menampilkan status “sembako Juli–September 2025” dengan keterangan tambahan “proses cek rekening”.
Hal ini menandakan proses verifikasi dana sudah berjalan.
Penerima yang KKS-nya terhubung dengan Bank Himbara dipersiapkan untuk segera menerima pencairan.
Sementara itu, mereka yang menyalurkan bantuan melalui PT Pos Indonesia kemungkinan masih menunggu penyelesaian distribusi tahap sebelumnya.
Prediksi terkini menunjukkan penyaluran BPNT tahap ketiga kemungkinan akan dimulai pada awal September 2025.
2. Situasi Terkini Pencairan PKH
Program PKH kini menampilkan status “final closing PKH Juli–September 2025” di aplikasi SIKS-NG per 21 Agustus 2025.
Meskipun demikian, saldo rekening penerima belum tercatat dan daftar nominatif penerima (BNBA) belum lengkap.
Perubahan daftar penerima utama disebabkan oleh pembaruan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN).
Hal ini memungkinkan sebagian penerima lama dinonaktifkan, sementara penerima baru ditambahkan sesuai hasil verifikasi terbaru.
3. Penyaluran Tahap Kedua Masih Berjalan
Meskipun informasi tahap ketiga mulai muncul di sistem, penyaluran tahap kedua untuk PKH dan BPNT belum sepenuhnya selesai.
Penerima yang belum menerima bantuan pada termin sebelumnya disarankan bersabar karena data cut-off dari pusat belum diterbitkan.
Distribusi melalui PT Pos Indonesia masih berlangsung, sedangkan penerima yang dialihkan ke Bank Himbara sedang dipersiapkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebagai sarana pencairan dana.
Dari perkembangan terbaru, penyaluran bantuan sosial periode Juli–September 2025 masih berada dalam fase transisi.
Tahap kedua masih berjalan, sementara tahap ketiga mulai menunjukkan progres pada sistem. Tren sebelumnya menunjukkan bahwa BPNT kemungkinan diterima lebih cepat dibanding PKH.
Penerima manfaat dianjurkan untuk terus memantau aplikasi SIKS-NG serta informasi resmi pemerintah agar tidak ketinggalan jadwal dan pembaruan terbaru terkait pencairan bantuan sosial.***
Editor : Eli Kustiyawati