RADAR BOGOR - Pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap 3 tahun 2025 tengah menjadi perhatian masyarakat, terutama bagi KPM yang menunggu alokasi untuk bulan Juli, Agustus, dan September.
Per 23 Agustus 2025, rekening penerima belum menerima dana dari PKH maupun BPNT tahap 3.
Saldo yang tercatat masih sebesar Rp3.000, menandakan bahwa proses pencairan belum dimulai secara efektif.
Sementara itu, status terbaru pada aplikasi SIKS-NG Online untuk BPNT menunjukkan “proses cek rekening” yang menandakan bahwa pencairan segera dimulai dalam waktu dekat.
Secara umum, pencairan PKH mengikuti BPNT meskipun selisih waktunya biasanya hanya sekitar satu minggu.
Hal ini memungkinkan penerima bantuan mengantisipasi kedatangan dana secara bertahap tanpa mengalami penundaan signifikan.
Prediksi pencairan tahap 3 juga memperlihatkan pola bank penyalur yang relatif konsisten.
Bank Mandiri diperkirakan menjadi yang pertama menyalurkan dana bantuan PKH dan BPNT, diikuti oleh Bank BRI, Bank Syariah Indonesia (BSI), dan Bank Negara Indonesia (BNI).
Perbedaan waktu pencairan antarbank biasanya hanya sekitar satu hari sehingga sebagian besar penerima di berbagai wilayah dapat segera menikmati manfaat bantuan tanpa menunggu lama.
Khusus wilayah DKI Jakarta, pencairan bantuan sosial telah mencakup sejumlah penerima dari program khusus, seperti Kartu Anak Jakarta, Kartu Disabilitas Jakarta, dan Kartu Lansia Jakarta.
Masing-masing penerima mendapatkan bantuan senilai Rp300.000.
Tahap pencairan ini turut menjangkau sekitar 60.000 penerima baru, menandai pemerataan akses bantuan sosial.***
Editor : Eli Kustiyawati