RADAR BOGOR - Seiring mendekatnya tahap ketiga penyaluran 2025, masyarakat mengamati proses pemberian bantuan sosial (bansos) melalui KKS untuk PKH dan BPNT.
Beberapa informasi yang beredar di media sosial mengklaim bahwa dana bansos PKH BPNT telah cair, namun hasil pengecekan langsung pada sejumlah kartu KKS menunjukkan kondisi yang berbeda.
Berdasarkan pengecekan saldo per tanggal 23 Agustus 2025, terlihat bahwa dana bansos PKH dan BPNT belum masuk ke rekening penerima untuk tahap ketiga.
Dari lima kartu KKS yang diperiksa, masing-masing menunjukkan saldo yang beragam dan sebagian masih kosong.
a. Kartu pertama terbitan 2021 untuk BPNT murni memiliki saldo Rp2.031,
b. Kartu kedua yang merupakan BPNT komponen lansia terbitan 2020 menunjukkan saldo Rp2.243.
c. Kartu ketiga, juga BPNT murni, terbitan 2021, tercatat memiliki saldo Rp3.018.
d. Kartu keempat, kombinasi BPNT plus PKH komponen lansia dari terbitan 2018, memiliki saldo Rp3.814,
e. Kartu kelima, PKH komponen SMP dari terbitan 2017, tercatat kosong pada saat pengecekan.
Hasil ini menegaskan bahwa pencairan bantuan sosial untuk tahap ketiga belum sepenuhnya masuk ke rekening KKS penerima.
Proses verifikasi saldo ini dilakukan secara langsung untuk memberikan informasi yang objektif dan nyata, sehingga masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh klaim yang tidak akurat di media sosial.
Kemensos sendiri menekankan bahwa pencairan PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap dan penerima di berbagai wilayah akan memperoleh dana sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Masyarakat dianjurkan memeriksa saldo secara rutin melalui kanal resmi bank atau agen penyalur, dan berhati-hati terhadap informasi yang belum terkonfirmasi.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga