RADAR BOGOR - Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun anggaran selanjutnya diprediksi akan menjadi yang terbesar sepanjang sejarah.
Banyaknya rekrutmen CPNS tahun ini, disebabkan oleh penambahan jumlah kementerian di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, yang kini berjumlah 48 kementerian, jauh lebih banyak dibandingkan 34 kementerian di era Presiden Joko Widodo.
Penambahan jumlah rekrutmen CPNS ini membuka banyak peluang baru karena 22 kementerian baru dipastikan membutuhkan banyak Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi berbagai posisi.
Apa saja 22 kementerian baru tersebut? Simak informasinya berikut.
Sistem CPNS Selanjutnya Direncanakan Akan Berubah
Selain jumlah formasi yang melimpah, sistem tes CPNS juga akan mengalami perubahan signifikan.
Menurut Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, tes tidak lagi akan dilaksanakan serentak seperti sebelumnya.
Ia menjelaskan bahwa biaya penyelenggaraan tes serentak sangat mahal, mencapai Rp1,1 triliun untuk menguji 6,6 juta pelamar pada tahun 2024–2025.
Ke depan, BKN akan menerapkan sistem tes yang lebih fleksibel, di mana peserta bisa memilih jadwal ujian mereka sendiri.
Hasil tes CPNS ke depan akan memiliki masa berlaku dua tahun, mengikuti model tes TOEFL.
Daftar 22 Kementerian Baru
Berikut adalah 22 kementerian baru yang diperkirakan akan memiliki formasi CPNS dalam rekrutmen mendatang:
- Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan
- Kementerian Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan
- Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
- Kementerian Koordinator Bidang Pangan
- Kementerian Hukum
- Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM)
- Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
- Kementerian Kehutanan
- Kementerian Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup
- Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan
- Kementerian Pekerjaan Umum
- Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman
- Kementerian Transmigrasi
- Kementerian Koperasi
- Kementerian Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
- Kementerian Pariwisata
- Kementerian Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif
- Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi
- Kementerian Kebudayaan
- Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga
- Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
Dengan perubahan besar ini, peluang bagi para pencari kerja untuk menjadi bagian dari Aparatur Sipil Negara semakin terbuka lebar.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga