Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kota-Kota Ini Ternyata Jadi Daerah dengan Jumlah Penduduk Paling Sedikit di Jawa Barat Tahun 2025, Ada yang Kurang dari 250 Ribu Jiwa

Khairunnisa RB • Selasa, 26 Agustus 2025 | 16:49 WIB

Ilustrasi kota dengan jumlah penduduk sendiri.
Ilustrasi kota dengan jumlah penduduk sendiri.


RADAR BOGOR - Jumlah penduduk di daerah Jawa Barat ternyata tidak selalu padat. Sebab nyatanya, data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, ada beberapa yang justru dihuni dengan jumlah warga yang tidak sampai 1 juta jiwa. 

Data ini menjadi sorotan karena Jawa Barat dikenal sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, mencapai lebih dari 50 juta jiwa.

Dengan luas wilayah yang cukup beragam, dari kawasan metropolitan di sekitar Jakarta, hingga daerah pesisir dan pegunungan di selatan, distribusi jumlah penduduk di Jawa Barat pun sangat timpang.

Meskipun jumlah penduduk mereka jauh lebih kecil dibandingkan kabupaten atau kota besar, daerah-daerah ini menyimpan potensi besar baik di sektor wisata, perdagangan, maupun budaya.

Dalam laporan terbaru BPS, setidaknya ada lima daerah di Jawa Barat yang menempati urutan terbawah dalam hal jumlah penduduk pada tahun 2025, yaitu:

5. Kota Tasikmalaya – 606.375 Jiwa

Meskipun dikenal sebagai pusat perdagangan dan budaya di Priangan Timur, Kota Tasikmalaya hanya memiliki sekitar 606 ribu jiwa penduduk.

Baca Juga: Wilayah Mana Duluan Pencairan Bansos PKH BPNT Tahap 3? Ini Daftarnya hingga Ada 6 Bantuan Cair Akhir Agustus 2025

Angka ini terbilang kecil dibandingkan dengan kabupaten-kabupaten di sekitarnya seperti Kabupaten Tasikmalaya yang lebih padat.

Faktor utama yang membuat jumlah penduduknya lebih sedikit adalah statusnya sebagai kota administratif dengan wilayah yang terbatas.

4. Kabupaten Pangandaran – 436.494 Jiwa

Tahun 2025, jumlah penduduknya hanya sekitar 436 ribu jiwa, menjadikannya kabupaten dengan penduduk paling sedikit.

Baca Juga: Jembatan Leuwiranji Rusak, Truk Tambang Overload Bikin Macet 1 Jam, Warga Rumpin Resah

Pangandaran terkenal dengan pantai dan destinasi wisata baharinya.

Namun, jumlah penduduk yang sedikit menunjukkan bahwa daerah ini masih dalam tahap perkembangan.

Sebagai daerah wisata, Pangandaran berfokus pada peningkatan infrastruktur, perhotelan, dan sektor jasa.

Jumlah penduduk yang tidak terlalu besar bisa menjadi keuntungan untuk menata pembangunan secara lebih terarah.

Baca Juga: Pemkot Bogor Beri Santunan kepada Keluarga ASN DLH yang Meninggal Dunia Saat Bertugas di TPAS Galuga

3. Kota Sukabumi – 370.681 Jiwa

Meski menjadi kota terbesar di selatan Jawa Barat, jumlah penduduknya tergolong kecil dibandingkan kota-kota lain.

Salah satu penyebabnya adalah luas wilayah yang tidak terlalu besar serta kondisi geografis yang berbukit.

Kota ini justru lebih dikenal sebagai pintu gerbang menuju kawasan wisata alam, termasuk Pelabuhan Ratu dan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Baca Juga: Cukup Pakai HP, Cek Status Penerima BSU 2025 Anda yang Bisa Dicairkan hingga Akhir Tahun

Dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit, Sukabumi berpotensi menjadi kota dengan kualitas hidup yang lebih nyaman.

2. Kota Cirebon – 347.537 Jiwa

Angka ini terbilang kecil jika dibandingkan dengan potensi ekonominya yang cukup besar, terutama di sektor perdagangan dan jasa.

Kota ini menjadi pusat budaya dan sejarah, namun karena luas wilayah administratif yang sempit, jumlah penduduknya terbatas.

Sebagian besar penduduk lebih banyak tersebar di Kabupaten Cirebon yang jauh lebih luas, sementara Kota Cirebon hanya berperan sebagai pusat aktivitas ekonomi dan pemerintahan.

Baca Juga: Suka Kabur, Wanita Lanjut Usia Ditemukan di Cileungsi Bogor dan Pekerja PSM Sebut Keluarganya Slow Respon

1. Kota Banjar – 211.964 Jiwa

Kota Banjar menempati urutan pertama sebagai daerah dengan jumlah penduduk paling sedikit di Jawa Barat.

Dengan hanya sekitar 211 ribu jiwa, kota ini bahkan lebih kecil dibandingkan kecamatan di kota-kota besar.

Wilayahnya yang kecil membuat perkembangan jumlah penduduk relatif terbatas.

Baca Juga: Rumah-rumah di Kebun Teh akan Diubah Gubernur Jawa Barat Jadi Cottage, Dedi Mulyadi: Tidak Lagi Gelas Jatuh ke Orang Kaya

Keterbatasan lahan serta minimnya pusat industri besar menjadikan Banjar tidak mengalami ledakan urbanisasi seperti kota-kota lain.

Namun, kondisi ini sekaligus menjadikan Banjar sebagai kota yang relatif tenang dengan lingkungan yang masih asri.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#daerah #jawa barat #jumlah penduduk