Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Terungkap, Ini Bantuan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk Guru Honorer yang Alami Kecelakaan dan Punya Tunggakan BPJS

Robecca Sesaria • Rabu, 27 Agustus 2025 | 05:20 WIB
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama dengan Dwi, guru honorer yang temannya mengalami kecelakaan tunggal
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama dengan Dwi, guru honorer yang temannya mengalami kecelakaan tunggal

RADAR BOGOR - Seorang guru honorer bernama Riza Safitri Permana mengalami kecelakaan tunggal di Kampung Sindangsari, Kasomalang, Subang.

Kecelakaan yang terjadi Jumat lalu itu, kata temannya Dwi kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, diduga karena guru honorer tersebut mengantuk dan kelelahan saat perjalanan pulang mengajar.

Kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, dia pun menyebut, guru honorer tersebut mengalami luka serius, seperti kepalanya retak, tangan kirinya patah, dan tangan kanannya mengalami sobekan besar.

Ia segera dilarikan ke ICU di Rumah Sakit Siloam, Purwakarta.

Tim dokter berencana melakukan operasi, dimulai dari bagian tangan yang patah sebelum menangani bagian kepala.

Saat Riza dirawat, temannya, Dwi Maulani, melaporkan kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bahwa Riza memiliki tunggakan BPJS selama hampir 4 tahun, dengan total tunggakan sekitar Rp6 juta.

Suami Riza berusaha melunasi tunggakan tersebut dengan meminjam uang.

Mengetahui hal ini, Dedi Mulyadi segera mengambil tindakan dengan menghubungi direktur rumah sakit untuk memastikan Riza mendapatkan penanganan terbaik.

“Kalau seluruh biaya pengobatannya, selain BPJS yang menjamin, udah mendapat perhatian barusan dari direktur rumah sakit welas asih, jadi nanti dia monitor perkembangan pasiennya dan itu menjadi tanggung jawab kita,” ucap KDM, sapaan akrab Dedi Mulyadi.  

Selain itu, KDM juga memberikan bantuan berupa uang tunai kepada suami Riza.

“Ini nanti nitip buat suaminya buat pegangan, namanya orang mengalami kecelakaan suka banyak kebutuhan,” ucap KDM setelah memberikan uang kepada Dwi untuk dititipkan kepada suami Dwi.

Pria kelahiran 1971 tersebut juga berpesan agar uang tersebut digunakan untuk melunasi utang pinjaman, bukan untuk hal lain.

“Minimal gini kan suaminya kan minjem kesana kesini, itu suruh bayarin ke dana pinjamannya, jangan sampai nanti pake uang bunga,” lanjutnya.

Dedi Mulyadi bahkan berjanji untuk menanggung seluruh biaya pengobatan Riza yang tidak dicakup oleh BPJS hingga Riza sembuh total, sebagai bentuk kepeduliannya terhadap profesi guru honorer.

“Kalau BPJS tidak cover, untuk operasinya kita bantu sampai tuntas, karena itu guru loh harus mendapat perhatian kita dan apalagi kecelakaan dia setelah menunaikan tugas dalam perjalanannya,” jelas Gubernur Jawa Barat.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#dedi mulyadi #guru honorer #gubernur jawa barat